Jurus Pemkab Sumenep Tekan Kenaikan Harga Bahan Pokok Menjelang Puasa

Berita, Daerah297 Views

Harianmerdekapost.com -Sumenep, Madura, Jawa Timur – menjelang bulan puasa biasanya harga sembako cenderung mengalami kenaikan, kenaikan harga kebutuhan pokok biasanya dipicu oleh banyakya jumlah permintaan.

Naiknya jumlah permintaan yang tidak di imbangi dengan pasokan barang yang terbatas biasanya akan berdampak terhadap naiknya harga bahan pokok.

Menyikapi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus melakukan upaya-upaya strategis guna menekan terjadinya lonjakan harga.

Salah satu jurus jitu yang biasa dilakukan pemerintan dalam menekan terjadinya lonjakan harga tersebut ialah dengan melakukan intervensi pasar.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, upaya-upaya strategis guna menekan terjadinya lonjakan harga menjelang bulan puasan tengah pemerintah lakukan.

Salah satu upaya yang tengah gencar dilakukan pemerintah ialah dengan menggelar operasi pasar bersama jajaran Tim Pengendali inflasi Daerah (TPID).

“Kegiatan operasi pasar ini merupakan program sistematis, kami terus berkoordinasi memantau pergerakan harga-harga, utamanya harga komoditas pangan” Kata Dadang saat ditemui diruang kerjanya, Selasa 27 Februari 2024.

Ia memaparkan, dalam operasi pasar ini toko binaan yang menjual beberapa komoditas bahan pokok, khususnya beras medium SPHP dibanderol dengan harga Rp 54.000 per sak ukuran 5 kilogram (kg) atau Rp 10.800 per kg.

Sedangkan untuk komoditi yang lain, seperti gula pasir, minyak goreng, daging baik sapi maupun ayam dan juga telur, pihaknya masih terus melakukan pemantauan dan penekanan harga serta berkolaborasi dengan daerah-daerah lain.

“Saat ini kami terngah berkoordinasi dengan beberapa daerah, hal itu kami lakukan guna memfasilitasi distribusi pangan dari daerah surplus bilamana di Kabupaten Sumenep mengalami kelangkaan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Dadang berharap upaya-upaya yang tengah pemerintah lakukan dapat berbuah hasil, sehingga lonjakan harga bahan pokok yang cenderung terjadi jelang bulan Ramadhan bisa teratasi dengan baik.

“Kami bersama tim akan terus melakukan koordinasi untuk mengantisiapasi lonjakan harga bahan pokok, berdasarkan hasil rapat dengan tim, kami pastikan harga stabil dan stok bahan pangan aman hingga lebaran,” pungkasnya. (*/Nri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *