Harianmerdekapost. com. lumajang, Jawatimur. Kepedulian nyata Pemerintah Kabupaten Lumajang hadir di tengah kesulitan para pembudidaya ikan Ranu Klakah yang terdampak fenomena alam koyo atau upwelling. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, secara langsung memborong hasil panen ikan warga sekaligus menyalurkan bantuan pakan ikan, menjadi bukti komitmen pemerintah mendukung ketahanan ekonomi masyarakat setempat.
Aksi sosial tersebut dilaksanakan di sela-sela rangkaian Festival Pacu Bithek di kawasan wisata Ranu Klakah, Kecamatan Klakah, Minggu (2/8/2026). Selain membeli langsung hasil panen milik pembudidaya, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu juga menyerahkan tiga sak pakan ikan kepada tiga kelompok pembudidaya, guna meringankan beban operasional mereka pasca terdampak fenomena alam yang kerap terjadi tahunan ini.
“Kami ingin memberikan semangat nyata kepada para pembudidaya ikan. Mari kita bersama-sama membeli produk mereka agar roda perekonomian masyarakat tetap berputar. Bantuan ini adalah wujud kepedulian pemerintah bagi mereka yang sedang menghadapi dampak alam. Dengan kebersamaan, saya yakin kita pasti mampu melewati kondisi ini,” tegas Bunda Indah.
Fenomena koyo atau upwelling adalah peristiwa alam yang terjadi ketika air dari dasar danau naik ke permukaan, yang menurunkan kadar oksigen terlarut secara drastis. Kondisi ini membuat ikan mengalami stres hingga banyak yang mati, sehingga memaksa pembudidaya melakukan panen lebih awal untuk meminimalkan kerugian.
Bupati menegaskan bahwa penanganan masalah ini tidak hanya berupa bantuan sesaat, melainkan juga strategi jangka panjang untuk keberlanjutan usaha budidaya. Pemerintah akan terus memperkuat pendampingan teknis kepada kelompok pembudidaya, memperbaiki tata kelola lingkungan perairan, serta mendorong diversifikasi produk hasil perikanan agar nilai jual tetap terjaga meskipun terjadi panen serentak.
“Pemulihan Ranu Klakah harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor ini. Kelestarian lingkungan tidak boleh mengorbankan mata pencaharian warga,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lumajang juga mengajak sinergi dari seluruh elemen masyarakat, akademisi, dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga Ranu Klakah agar tetap lestari sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus sentra budidaya perikanan air tawar yang produktif dan sejahtera.






