“Satu Almamater, Sejuta Potensi”, IKA UMM Siap Jadi Rumah Besar Alumni yang Inklusif dan Berdaya

Harianmerdekapost.com-Malang-Nilai keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak lagi hanya diukur dari lembar ijazah atau kemegahan fasilitas fisik semata, melainkan dari sejauh mana para alumninya mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

​Menegaskan prinsip tersebut, Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Malang (IKA UMM) bergerak cepat mengonsolidasikan potensi besar anggotanya. Saat ini, terdapat sekitar 168.000 alumni UMM yang tersebar dari generasi awal tahun 1964 hingga era modern.

​Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Pimpinan IKA UMM Periode 2023–2028 yang dipimpin langsung oleh Ketua IKA UMM, Dr. Irsyad Yusuf, S.E., M.M.A., bersama Sekretaris Umum, Alfi Nur Hidayat, S.T., M.T., Ph.D., di Gedung Kuliah Bersama (GKB) II, Kampus UMM, Sabtu (17/10/2026).

​Dalam forum strategis tersebut, Bendahara IKA UMM, Thoufan Nur, S.E., M.S.A., secara resmi memperkenalkan visi pergerakan organisasi ke depan.

​”Menjadikan IKA UMM sebagai rumah besar alumni: inklusif, solid, mandiri, dan berdaya guna melalui penguatan silaturahmi, kolaborasi, dan profesionalisme. Serta berkontribusi nyata bagi almamater, persyarikatan, masyarakat, serta bangsa,” papar Thoufan.

​Visi besar ini terangkum dalam slogan pergerakan: “Satu Almamater, Sejuta Potensi, Satu Rumah Besar.”

​Jajaran pengurus IKA UMM menegaskan bahwa ratusan ribu alumni tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan modal sosial yang sangat besar bagi kemajuan bersama. Kampus yang besar adalah kampus yang mampu menjaga hubungan dengan alumninya dan menggerakkan mereka menjadi kekuatan perubahan.

​Menjembatani Pengalaman Senior dan Energi Muda

​Langkah taktis IKA UMM ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) UMM, Dr. Tatag Muttaqin, S.Hut., M.Sc., yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk bergerak cepat menyusun program kerja nyata.

READ  PMD Kecamatan Gempol Menyelenggarakan Program Pembinaan "Dalam Rangka Untuk Meningkatkan Efisien Pendayagunaan DD (Dana Desa) Tahun Anggaran 2024 Dan Percepatan Pelaporan SPJ"

​Langkah cepat ini dinilai krusial mengingat alumni UMM telah berkiprah luas di berbagai sektor—seperti pendidikan, pemerintahan, swasta, kewirausahaan, hingga pengabdian sosial. Tantangan utama IKA UMM saat ini adalah menjembatani para alumni agar kolaborasi yang terjalin bersifat berkelanjutan.

​Hal senada disampaikan oleh Wakil Rektor II UMM, Dr. Juanda, M.M., yang juga merupakan alumnus UMM. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh almamater.

​”Almamater ini telah memberikan kita 3H (head, heart, hands). Kita jaga dan kita buat bangga,” tegas Dr. Juanda.

​Selain itu, rapat pimpinan ini menekankan pentingnya sinergi antargenerasi. Alumni senior hadir membawa pengalaman, kearifan, dan kebijaksanaan, sementara alumni muda menjadi motor penggerak dengan energi, kreativitas, serta kelincahan beradaptasi.

​Bagi UMM, proses pendidikan tidak berhenti saat mahasiswa menerima ijazah. Keberhasilan sejati tercapai ketika lulusannya mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan, membangun integritas, serta berdampak positif bagi lingkungan.

​Melalui konsolidasi ini, IKA UMM bertransformasi dari sekadar wadah nostalgia menjadi jembatan kolaborasi konkret. Bentuk nyatanya meliputi:

​Pembukaan kesempatan kerja dan karier

​Pengembangan jaringan kewirausahaan

​Pendampingan dan pembimbingan bagi mahasiswa aktif

​Pelaksanaan program pengabdian masyarakat

​Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kota Batu, Ir. Alfi Nur Hidayat, Ph.D., yang juga alumnus UMM. Ia mengajak seluruh alumni untuk berkontribusi secara total demi kemajuan UMM di masa depan.

​”Mari kita mengambil bagian dari peran alumni ini secara total dan ikhlas,” ajaknya mantap…. Yunan Syaifullah

editor…izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *