Harianmerdekapost.com, Surabaya, Jawa Timur – Dalam rangka mendukung Program Sungai Lestari, UNDP bersama Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL) melaksanakan Aksi Clean Up Sungai Pelayaran Tahap II di segmen Desa Tanjungsari , Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu, 8 November 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Pemerintah Desa Tanjungsari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta masyarakat setempat dalam bentuk kerja bakti pembersihan sungai. Aksi tersebut bertujuan menangani sampah plastik dan material lain yang menumpuk di sepanjang badan serta bantaran Sungai Pelayaran, sekaligus menjaga kelancaran aliran air dan mengurangi risiko pencemaran lingkungan.
Program Sungai Lestari merupakan upaya kolaboratif untuk mengurangi kebocoran sampah, khususnya sampah plastik, dari sungai menuju laut. Program ini juga mendorong pengelolaan sampah yang lebih tertata mulai dari pencegahan, pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan sampah di wilayah sekitar sungai.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh konsorsium organisasi masyarakat sipil (CSO) yang ditunjuk, yaitu TRAVO, BIOMAGG, YLBA, dan ADUPI. Para relawan, warga, perangkat desa, serta unsur pemerintah daerah bekerja sama membersihkan sampah dari sungai dan wilayah bantaran sebagai bagian dari penguatan gerakan menjaga sungai secara berkelanjutan.

Ketua konsorsium Amin dari Travo menyatakan Kegiatan ini menjadi bagian dari Tahap II aksi clean up di Sungai Pelayaran segmen Desa Tanjungsari selain dari warior yang mengambil sampah dari abdan Sungai setiap hari berharap masyarakat lebih sadar tidak membuang sampah ke sungai. Selain membersihkan sampah, kegiatan ini diharapkan memperkuat kesadaran masyarakat untuk tidak membuang limbah dan sampah ke sungai, membiasakan pemilahan sampah dari rumah, serta aktif menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Melalui kolaborasi UNDP, TKN PSL, pemerintah desa, DLH, CSO, dan masyarakat, aksi ini diharapkan menjadi langkah nyata mewujudkan Sungai Lestari – wilayah yang bersih, sehat, tangguh terhadap pencemaran, serta berkelanjutan dalam pengelolaan sampah dan pelestarian sungai Ujar ibu Marjanti perwakilan dari DLH kab Sidoarjo Program Sungai Lestari sendiri telah diluncurkan sebagai kemitraan pencegahan pencemaran plastik dari sungai dan mencakup Sidoarjo sebagai salah satu lokasi prioritas di Indonesia.hasil dari clean up bersama kurang lebih 3,8 Ton sampah yang berasal dari badan sungai pelayaran segmen Desa Tanjungsari.
( NK )






