Harianmerdekapost.com, Lamongan, Jatim – Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Wilayah Jawa Timur 1 & TDA Daerah Lamongan sukses menggelar agenda tiga tahunan berupa Serah Terima Amanah (Sertinah) dibarengi Talk Show Kewirausahaan di Hotel Elresas Lamongan, pada Sabtu, 19 September 2026.
Kegiatan ini menandai dimulainya babak baru estafet kepemimpinan sekaligus menjadi wadah edukasi dan jejaring bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Lamongan dan sekitarnya.

Dalam prosesi sertinah, kepemimpinan TDA Wilayah Jatim 1 secara resmi dialihkan dari Ketua Periode 8.0 Sebelumnya, Mustiko Adi Wibowo kepada Adi Susanto (Bestie Rony) yang terpilih untuk menahkodai organisasi TDA Wilayah Jatim 1 pada periode 9.0 dengan slogan Let’s Go Together.
Kemudian estafet kepemimpinan TDA Lamongan Periode 4.0 dari Adi Susanto (Bestie Rony) diserahkan ke Achmad Rizal Muzaeni di pengurusan TDA Lamongan Periode 5.0.
Adi Susanto (Bestie Rony) menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi pengurus 4.0 dan kolaborasi seluruh anggota selama masa jabatannya. Ia mengapresiasi semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas komunitas pengusaha tersebut.
Sementara itu, Ketua Terpilih TDA Lamongan Achmad Rizal Muzaeni, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program unggulan sekaligus meluncurkan terobosan anyar guna mendorong daya saing pengusaha lokal.
“Fokus utama kami pada periode ini adalah penguatan kapasitas anggota melalui pembinaan berkelanjutan, digitalisasi usaha, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi pengusaha di Lamongan,” ujar Rizal dalam sambutan pertamanya.
Dorong Pertumbuhan Bisnis Lokal.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan talk show interaktif yang mengusung tema “Bisnis Bertahan & Bertumbuh Di Era Yang Serba Tidak Pasti.”
Hadir sebagai narasumber talk show diantaranya, Luthfi Anshori (Founder Daffi Hijab), Hadi Kurniawan (Founder Incipono), Atiq Kurniawan (Founder Elmaskin), dan Rizma Mz (Founder Sheriz) dengan membagikan wawasan mendalam mengenai strategi operasional, tata kelola keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam menghadapi dinamika pasar nasional.

Acara yang dihadiri oleh belasan pelaku usaha, perwakilan dari universitas yang ada di Lamongan (UMLA, UNISLA, UNISDA, StieHad), dan generasi muda (Gen TDA) tersebut ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta penyerahan kenang-kenangan.
Melalui penyelenggaraan event ini, TDA Lamongan berharap dapat terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah secara konsisten.
( AP/Red )






