Sinergi Militer dan Tenaga Kesehatan, Kunci Penting dalam Upaya Cegah Stunting di Pedesaan

Harianmerdekapost.com, Lumajang, Jatim – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, sinergi antara aparat militer dan tenaga kesehatan menjadi kunci penting, salah satunya adalah pencegahan maupun penanganan kasus stunting. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pendampingan Posyandu Anggrek di Desa Gedangmas Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (23/4/2024), yang dihadiri oleh 30 balita dan baduta.

Sertu Lahadi, Babinsa Gedangmas dari Koramil 0821/07 Randuagung turut serta dalam kegiatan tersebut dengan melaksanakan pendampingan kepada Bidan Desa di Posyandu Anggrek, yang dilaksanakan di Kediaman Kader Ernawati.

Saat kegiatan tersebut, Sertu Lahadi menegaskan pentingnya sinergisitas antara Babinsa dan Bidan Desa dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di Posyandu wilayah.

“Kehadiran kami bersama Bidan Desa, sebagai bentuk sinergisitas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga balita, ibu hamil maupun ibu menyusui, sehingga kesehatannya dapat terpantau, sebagai wujud pencegahan stunting yang ada di wilayah binaan,” ungkap Sertu Lahadi.

Sementara itu, Reina Kurniasari, A.Md. Keb mengatakan, bahwa kegiatan pendampingan tersebut menjadi jembatan vital dalam mengawasi dan memantau pertumbuhan serta perkembangan kesehatan anak-anak di wilayah. Melalui kolaborasi yang erat antara aparat militer dan tenaga kesehatan, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang sehat dan berkembang.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan melakukan upaya preventif dan langkah-langkah seperti ini agar tingkat stunting di wilayah ini dapat ditekan sekecil mungkin,” katanya. (fjr)