Harianmerdekapost.com-Pasuruan– Pengurus DPC dan DPAC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pasuruan resmi dikukuhkan di Gedung Anisah Foundation, Beji, Minggu (25/10/2026). Pengukuhan tersebut dilanjutkan dengan orientasi politik dan musyawarah kerja cabang (muskercab) untuk menyusun program kerja partai.

Acara tersebut dihadiri anggota fraksi PKB DPR RI dari dapil Pasuruan Muhammad Hilman Mufidi dan Anisah Syakur . Kepada pengurus yang akan dikukuhkan dan diambil sumpahnya Anisah Syakur menyampaikan,
” Sebagai pengurus harus mempunyai tanggung jawab moral, ideologis , mampu menjaga kehormatan Partai serta mau mengabdi untuk rakyat dengan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial serta menjaga persatuan dalam keberagaman”
Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan Yusuf Daniyal mengatakan, pengukuhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab pengurus dalam menjalankan amanah partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Atas nama PKB Kabupaten Pasuruan, kami berterima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Kehadiran partai politik, NGO, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memberikan kesan tersendiri. Berbeda bendera bukan alasan untuk berhenti bersilaturahmi. Kita boleh berbeda, tetapi tetap bersatu untuk Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.
Yusuf menegaskan, PKB membawa semangat Bangkit, Solid, dan Menang sebagai landasan gerak partai ke depan. Menurutnya, semangat bangkit harus diwujudkan melalui kepedulian dan kerja nyata, bukan sekadar menunggu keadaan berubah menjadi lebih baik.
Ia mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai petani, petambak, nelayan, pengusaha hingga anak muda, untuk bergandengan tangan mendorong kemajuan Kabupaten Pasuruan.
“Bangkit saja tidak cukup, harus didukung dengan soliditas. Di internal partai, kami ingin membangun kekompakan mulai dari DPC, DPAC hingga ranting. Perbedaan itu biasa, tetapi harus tetap menjadi satu. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan,” katanya.
Sementara itu, semangat menang yang diusung PKB, lanjut Yusuf, tidak semata-mata dimaknai sebagai kemenangan dalam kontestasi politik. Lebih dari itu, partai harus mampu mendapatkan kepercayaan masyarakat melalui kerja dan keberpihakan kepada rakyat.
Ia menyebut, kontestasi politik yang telah berlalu tidak boleh menjadi penghalang bagi seluruh pihak untuk bekerja bersama membangun daerah. PKB, kata dia, siap menjadi mitra pemerintah daerah, mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, sekaligus menyampaikan kritik yang membangun.
“Kemenangan yang paling penting adalah memenangkan hati rakyat. Kami siap berkontribusi bersama pemerintah daerah, mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, dan menyampaikan kritik yang membangun,” tegasnya.
Yusuf juga berpesan kepada seluruh pengurus agar senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi kesulitan, sakit, kedukaan, maupun bencana alam. Ia meminta kader PKB tidak bersikap arogan, merendahkan orang lain, atau memecah belah masyarakat.
“Kader PKB harus hadir lebih awal ketika masyarakat membutuhkan. Jangan arogan, jangan merendahkan, dan jangan memecah belah. Kami memohon doa restu agar bisa menjalankan amanah ini, mewujudkan visi dan misi partai, serta membantu masyarakat yang mengalami kesulitan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus DPC dan DPAC PKB yang baru dikukuhkan. Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang selama ini terjalin antara PKB dan pemerintah daerah dalam pembangunan Kabupaten Pasuruan.
Rusdi berharap sinergi tersebut semakin kuat pada tahun-tahun mendatang sehingga harapan dan cita-cita PKB dapat diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semangatnya luar biasa, semangat baru, napas baru, dan masa depan yang maju. Kita harus bekerja sama membangun Kabupaten Pasuruan, tetapi tetap bisa bersaing secara politik,” ujarnya.
Menurut Rusdi, perbedaan pilihan dan kepentingan politik semestinya tidak menghalangi kerja sama dalam pembangunan. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mendukung jalannya pemerintahan, mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten, tanpa menghilangkan ruang bagi kompetisi politik yang sehat.
“Monggo kita bersaing secara politik, tetapi harus tetap bekerja sama dalam membangun Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya…izz






