Sinergi TNI-BPP-Petani di Lumajang Membangun Ketahanan Pangan Bersama

Harianmerdekapost.com, Lumajang, Jatim – Dalam upaya mengoptimalkan ketahanan pangan nasional, Babinsa Jambearum Koramil 0821/17 Pasrujambe bersama Petugas Penyuluh Pertanian (PBB) Kecamatan Pasrujambe dan Kelompok Tani, melaksanakan peninjauan lokasi penyediaan air di Dusun Pakem Desa Jambearum Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (27/3/2024).

Menurut Babinsa Jambearum Koptu Sugeng Kusnandar, kegiatan tersebut adalah bagian dari pendampingan terhadap petani di wilayah binaan, yang menunjukkan kepedulian terhadap ketersediaan air dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan nasional.

“Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) dalam memastikan para petani memiliki akses terhadap air yang memadai untuk kegiatan pertanian,” ungkapnya.

Dalam konteks upaya pemerintah untuk mengoptimalkan sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional, peninjauan lokasi persediaan air menjadi langkah penting.

“Dengan kolaborasi yang erat antara TNI, BPP, dan petani, diharapkan ketersediaan air untuk pertanian dapat dijamin secara optimal, sehingga mendukung upaya mencapai Hanpangan Nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Petugas PBB Kecamatan Pasrujambe Ahmad Firmansyah Ramadani menerangkan, bahwa kerjasama antara TNI, BPP, dan petani sangat penting dalam memastikan kelangsungan produksi pertanian di wilayah Desa Jambearum.

“Melalui peninjauan ini, kami dapat mengidentifikasi potensi masalah dan mencari solusi bersama untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dalam pertanian,” terang dia.

Partisipasi aktif dari petani, seperti yang diungkapkan oleh Hurdi, salah anggota Kelompok Tani Makmur Jaya, menunjukkan apresiasi terhadap pendampingan yang dilakukan oleh TNI dan BPP.

“Kami merasa didukung dan dibantu dalam menjalankan usaha pertanian kami. Dengan adanya pendampingan seperti ini, kami semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil panen dan berkontribusi dalam mendukung pencapaian ketahanan pangan di wilayah kami,” tuturnya.

Kegiatan kolaboratif tersebut bukan sekadar peninjauan rutin, melainkan langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama: menjaga ketahanan pangan nasional. Sinergi antara TNI, BPP, dan petani menjadi fondasi yang kokoh dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan. (fjr)