Bupati Lumajang Salurkan BLT DBHCHT, 4.293 Warga Terima Bantuan Rp600.000 Per Orang

Harianmerdekapost.com, Lumajang , Jawatimur .  Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 4.293 warga penerima manfaat akan menerima bantuan sebesar Rp600.000 per orang, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga masyarakat.

 

Penyaluran dilakukan dalam kegiatan sosialisasi dan penyerahan simbolis yang berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (29/10/2026). Bupati Lumajang, Hj. Indah Amperawati, M.Si., hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa dana ini pada hakikatnya adalah milik masyarakat yang dikembalikan untuk kesejahteraan warga.

 

“Dana DBHCHT ini berasal dari cukai hasil tembakau yang ditanam dan diproduksi oleh masyarakat di daerah kita, dan hari ini dikembalikan lagi kepada masyarakat,” ujar Bupati Indah, yang akrab disapa Bunda Indah.

 

Pada tahun 2026, alokasi BLT DBHCHT Kabupaten Lumajang mencakup empat kelompok penerima: 3.525 buruh tani tembakau, 250 buruh pabrik rokok, 250 masyarakat korban bencana erupsi Semeru tahun 2025, serta 268 masyarakat kategori miskin. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp600.000 yang disalurkan secara tunai langsung kepada penerima.

 

Penyaluran tahap awal telah disalurkan kepada 221 penerima dari Kecamatan Lumajang, Sukodono, Sumbersuko, dan Padang yang tersebar di 15 desa. Penyaluran akan berlanjut secara bertahap hingga seluruh 4.293 penerima mendapatkan haknya.

 

Bupati Indah menjelaskan bahwa buruh tani tembakau memiliki peran strategis dalam mata rantai produksi tembakau, mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga pemanenan dan pengolahan awal. Perhatian terhadap kesejahteraan mereka merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan hasil kekayaan daerah benar-benar dirasakan oleh pihak yang berkontribusi di dalamnya.

 

“Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan di masyarakat, tetapi kami berharap dapat menjadi bukti bahwa pemerintah hadir, peduli, dan selalu berusaha berjalan bersama masyarakat. Semoga dapat meringankan beban keluarga di tengah kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

READ  Bantuan APE Tanpa Nominal, DPRD Sumenep Berjanji Panggil Dinas Pendidikan

 

Bupati juga mengajak seluruh penerima untuk memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak dan terencana, terutama untuk kebutuhan pokok keluarga. Program BLT DBHCHT diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok yang paling membutuhkan di Kabupaten Lumajang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *