Komitmen Meminimalisir Kawasan Kumuh, Pemda Pasuruan Luncurkan  Program Pembangunan RTLH Dan Infrastruktur Bersamaan 

Harianmerdekapost.com-Pasuruan– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus memperkuat komitmennya dalam menuntaskan persoalan kawasan kumuh di wilayahnya. Salah satu fokus utama penanganan dalam pengurangan kawasan kumuh saat ini diarahkan ke Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton dengan melaksanakan program infrastruktur dan pemenuhan standar kelayakan lingkungan berbarengan.

Plt Kepala Dinas Perumahan Dan Pemukiman Kabupaten Pasuruan Susanti Edi Peni, ST  yang ditemui awak media di ruang kerjanya menjelaskan berdasarkan  keputusan Bupati Pasuruan No 100.3.3.2/723/ HK /424.012/2025  tentang penetapan lokasi perumahan dan pemukiman kumuh di Kabupaten Pasuruan  yang pada tahun ini dilaksanakan di  Desa  Kalirejo Kecamatan Kraton.(30-10-2026)

Dalam upaya penanganan kawasan kumuh di Kalirejo kecamatan Kraton, Lanjut  wanita yang akrab di panggil Santi, pada tahun 2026 ini Pemerintah menggulirkan sejumlah program  yang sasaranya adalah untuk mengurangi kawasan kumuh di sana,

“ada sebanyak 48 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi sasaran perbaikan. Perbaikan ini terbagi dalam kategori kawasan kumuh guna mendongkrak penurunan luasan kumuh secara signifikan”jelasnya

Selain perbaikan rumah warga, Pemkab Pasuruan juga mengintegrasikan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan dan saluran drainase secara bersamaan. Pendekatan ini dilakukan agar sekali langkah pengerjaan dapat menyelesaikan dua permasalahan sekaligus.

Penanganan kawasan kumuh di Kalirejo merujuk pada tujuh indikator penilaian utama yang meliputi: Kondisi bangunan gedung (termasuk penanganan RTLH),Kondisi jalan lingkungan yang memadai dan terhubung dengan baik dengan pembangunan Sanitasi lingkungan “penyediaan air minum,drainase l untuk mengatasi genangan, kondisi pengelolaan air limbah dan kondisi pengelolaan persampahan dengan sistem TPS 3R”

Pemerintah daerah mentargetkan dapat menurunkan Luas Kawasan Kumuh secara signifikan.

Berdasarkan data , luas kawasan kumuh di wilayah intervensi saat  tercatat seluas 10,03 hektare. Melalui intervensi terpadu yang mencakup perbaikan jalan, drainase , sanitasi, air bersih, hingga RTLH, Pemkab Pasuruan optimistis skor kekumuhan dapat terus ditekan di bawah skor minimum, sehingga target penuntasan kawasan kumuh di Kalirejo dapat segera terwujud secara menyeluruh.

READ  Nikmati Promo 'Ifthar Ramadhan Etnic' di De Baghraf Hotel: Lebih dari 30 Menu Lezat dan Penawaran Menarik Menanti Anda

Saat ini dari sejumlah program  yang biayai dana APBD untuk  menunjang kelayakan   hidup masyarakat masih dalam proses tahap pengerjaan fisik yang dilaksanakan oleh pihak ke tiga  dan di targetkan   rampung pada  akhir bulan November 2026..izz

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *