Dandim Lumajang : TNI-Polri dan Pemerintah Pastikan Keamanan Wilayah Pasca Bencana Banjir dan Longsor

Berita, Sosial, TNI/Polri1377 Views

Harianmerdekapost.com, Lumajang, Jatim | TNI-Polri dan Pemerintah terus melaksanakan kegiatan patroli malam di pemukiman masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor untuk mencegah terjadinya aksi penjarahan terhadap rumah yang tinggal oleh pengungsi.

“Untuk pengamanan wilayah terdampak, saya sudah perintahkan jajaran terutama jajaran Babinsa untuk bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas maupun SKD dalam pengamanan wilayah sehingga harta benda warga bisa aman dari penjarahan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Dandim 0821/Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra Y. T., S.T., M.M., saat diminta keterangan di Posko Terpadu Penaggulangan Bencana Alam Kabupaten Lumajang Desa Nguter Kecamatan Lumajang, Minggu (9/7/2023).

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa sampai hari ketiga pasca bencana tersebut tidak ada laporan orang hilang, semua sudah terdata dan terinventarisir dengan baik hanya ada penambahan kerusakan infrastruktur.

“Setelah sore tadi, dari hasil pembersihan Dinas PUPR ada tambahan 3 jembatan lagi yang putus sehingga yang semula 5 jembatan putus sekarng menjadi total ada 8 namun besok sudah dilakukan eksekusi perbaikan jembatan baik dari Kementerian PUPR, BNPB, Pemerintah Provinsi dan juga Pemerintah Kabupaten,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Boy Jecson Situmorang S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa ada 16 titik tempat pengungsi dengan jumlah 1004 jiwa pengungsi.

Lanjutnya, rumah-rumah warga yang ditinggal karena terdampak dari banjir tersebut dilakukan pengamanan gabungan dari TNI Polri Satpol PP dan Brimob Polda Jawa Timur.

“pengamanan ini kita lakukan untuk mengamankan rumah-rumah mereka agar barang dan hewan ternak yang ditinggal tidak hilang. Kita juga melibatkan Satgas Keamanan Desa untuk bisa membatasi akses orang keluar masuk kedaerah pemukiman yang ditinggal,” pungkasnya. (fjr)