Dandim 0827 Sumenep Ingatkan Netralitas Jelang Pemilu

Berita, Daerah438 Views

Harianmerdekapost.com – Sumenep, Madura, Jawa Timur – Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, S.E.,M.Si.,M.Sc menghimbau kepada seluruh prajurit TNI untuk menjunjung tinggi netralitas pada Pemilu Serentak 2024.

“Kami harap semua prajurit TNI yang bertugas di Kabupaten Sumenep untuk terus menjujung tinggi netralitas menjelang pemilu,” terang Dandim saat ditemui di ruang kerjanya.

Selain memberikan himbauan kepada para prajurit, Dandim juga mengingatkan kepada seluruh (Persit) persatuan istri tentara untuk menjaga netralitas.

“Kemaren sudah kita kumpaulkan seluruh prajurit dan persit, dalam kesempatan itu kita perintahkan untuk menjaga netralitas TNI dengan tidak memihak salah satu calon atau mengajak orang untuk memihak salah satu calon,” terangnya.

Dikatakan oleh Dandim, selain mengumpulkan dan memberikan arahan, upaya-upaya lain juga sudah dilakukan guna menjaga netralitas TNI.

Menurutnya, salah satu upaya lain yang dilakuakan ialah dengan cara memberikan buku saku tentang netralitas TNI agar para prajurit bisa lebih memahami terkait apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh seorang TNI.

Disamping itu, Kodim 0827/Sumenep juga telah menyediakan posko netralitas sebagai tempat aduan bila mana ada dari anggota TNI tidak netral.

“Kita sudah sediakan posko netralitas di kodim, disitu kita menerima aduan apa bila ada dari anggota kodim tidak netral agar bisa kita tindak lanjuti nantinya,” ujarnya.

Disinggung terkait adanya prajurit yang masih terpaksa melanggar, Dandim 0827/Sumenep dengan tegas menjawab akan memberikan tidakan tegas kepada oknom tersebut.

“Apa bila ada oknom yang terlibat kampanye pasti kita beri tindakan, ada dua hal yang bisa kita lakukan, yang pertama melalui aturan pelanggaran pemilu dan yang kedua kita akan kenakan hukum disiplin,” ujarnya.

Oleh sebab itu, orang nomor satu di Kodim 0827/Sumenep tersebut berharap kepada seluruh prajurit TNI agar bersama-sama menjaga netralitas pada pelaksanaan pemilu.

Hal-hal yang sekiranya dapat menggiring terjadinya opini liar seperti postingan media sosial yang dapat menimbulkan kerpecahan agar bisa dihindari.

“Pemilu adalah pesta demokrasi yang akan menentukan masa depan kita. Sebagi abdi negara kita harus menjaga amanah kepercayaan masyarakat, agar pemilu bisa berlangsung aman dan damai, sehingga dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang baik yang dapat mendukung dalam kemajuan pembangunan bangsa kita di masa yang akan datang,” tukasnya. (*/Nri)