oleh

Wakili Ketum Hj Rizayati, Sekjen PINTER Teuku Eddy Serahkan Mandat kepada Ketua DPD II Subang, Begini Amanat Politiknya

Harianmerdekpost.com Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Partai Indonesia Terang (DPP PINTER) dibawah kepemimpinan umum Dr (Cn) Hj Rizayati SH., MM kembali secara resmi menyerahkan surat mandat kepada Rahmat Fauzi selaku Ketua DPD II, Kabupaten Subang,Provinsi Jawa Barat.

Surat mandat tersebut diserahkan langsung melalui Sekretaris Jenderal DPP Partai Indonesia Terang Dr (Cn) Teuku Eddy Faisal Rusydi, SHI., M.Sc., CM., CTT. (K), di Kantor DPP, kawasan Kampung Melayu,Jakarta Timur, Jumat (2-07/2021).

“Dewan pimpinan pusat Partai Indonesia Terang dalam waktu dekat ini insyah Allah, bakal menjadi salah satu partai politik nasional selaku peserta pemilu di tahun 2024 mendatang dengan kita lengkapi seluruh struktur kepengurusan, mulai dari tinggkat DPP, DPD I, DPD II hingga DPC kecamatan dan DPAC tingkat Desa di seluruh Indonesia. Dengan berkat kerja keras dan perjuangan
kita semua selama ini, maka dengan ini kami mengucapkan “Selamat dan Sukses” kepada saudara dalam mengembankan suatu amanah dari DPP kepada pengurus DPD Tingkat II PINTER Kabupaten Subang, Jawab Barat,” sebut Teuku Eddy Faisal Rusydi selaku Sekjen DPP Pinter, saat menyerahkan surat mandat kepada Rahmat Fauzi selaku ketua bersama para jajarannya

“Harapan kami dari DPP Pinter adalah dalam waktu singkat ini segera terbentuknya kepengurusan struktur organisasi partai hingga di kecamatan dan Desa. Maka dengan ini kita telah memberikan surat mandat tugas, untuk selanjutnya segera diajukan nama-nama susunan pengurus di tingkat Kabupaten dan Kecamatan se Kabupaten Subang ke DPP, karena dalam waktu dekat ini DPP Pinter akan segera terbitkan SK Kepengurusannya untuk saudara semua dalam menjalankan legitimasi dan keabsahan tugas kepengurusan internal partai Indonesia Terang yang akan saudara laksanakan tugas sebagaimana mestinya sebagai persiapan, menjelang akan di Verifikasi kepengurusan DPP Pinter hingga DPD I, DPD II serta jajaran susunan pengurus DPC dan PAC oleh Kemenkumham RI seluruh Indonesia ,” pesannya Sekjed Partai IndonesiaTerang Eddy Faisal Rusdy

Sementara itu kepada media ini, Rahmat sebagai pemegang mandat ketua DPD II Subang mengatakan, secara struktural, PINTER Subang telah menyiapkan jajaran struktur susunan pengurus organisasi partai politik mulai dari tingkat Kecamatan hingga ke jajaran pengurus level Desa maupun Kelurahan Se-kabupaten Subang.

“Alhamdulillah saya sejak dua bulan yang lalu telah menyusun berbagai persiapan dokumen, administrasi dan struktur kepengurusannya untuk di Verifikasi oleh Kemenkumham RI sebagai amanah Undang Undang Partai Politik dan Undang Undang Pemilu untuk DPD II di Kabupaten Subang. Dan Syukur Alhamdulillah, setelah surat mandat ini diterima oleh semua jajaran dari rekan para pengurus Pinter, Insyallah dalam waktu dekat ini akan segera kita lakukan rapat koordinasi dengan semua teman-teman di DPD II Subang,” katanya Rahmat didampingi Ibu Hanifah, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPD II Pinter Subang.

Agar perlu diketahui, wilayah Kabupaten Subang terdiri dari 30 Kecamatan dan 245 Desa serta 8 Kelurahan. Masing-masing para koordinator nya pun sudah siap untuk bergerak dan menyerbarkan sayabnya underbows Pinter dengan melakukan sosialisasi kehadiran Partai Indonesia Terang hingga bisa diterima oleh semua suku, etnis, agama, dan kultur kearifan lokal kedaerahan sebagai kemajemukan bangsa Indonesia. Apalagi kehadiran partai Politik Indonesia Terang sebagai salah satu para pendatang baru di tanah air sebagai peserta partai politik yang akan ikut berpartisipasi kedepannya dalam sistem kepemiluan di RI pada tahun 2024, ketengah masyarakat kabupaten Subang secara khusus, pada umumnya di Provinsi Jawa Barat

“Syukur Alhamdulilah, sampai saat ini kurang lebih dari 20 kecamatan sudah saya sosialisasikan ketengah masyarakat, begitu juga terhadap kalangan masyarakat luas, pada umumnya sudah lebih mengenal nama PINTER (Partai Indonesia Terang). Hingga saat ini kami juga sudah membentuk tim kerja diberbagai tingkat level di lapangan yang akan siap mendukung kiprah parpol Pinter Subang kedepannya, mulai sekarang hingga kedepan dengan kehadiran Pinter di tanah air bisa mensukseskan agenda Demokrasi sebagai pemilu nasional di Indonesia, yang akan jatuh pada tahun 2024 nanti,” tegas Rahmat merupakan tokoh masyarakat Subang dan pelaku Ekonomi Kerakyatan di Subang ini

Namun apabila kita berbicara soal langkah strategis dan target politik, kami para pengurus Pinter DPD II Subang tak ingin berandai andai. Meskipun demikian, Rahmat tetap optimis, di kabupaten Subang Insyallah minimal 5 kursi. Masing-masing 1 DPR RI/pusat, 2 DPRD Provinsi dan 2 DPRD Kabupaten”, jelas Rahmat dengan sikap Optimisnya

“Insyah Alllah, kalau kami benar-benar bekerja secara sungguh dan tulus,ulet dan serius siang dan malam bersama rakyat. Tentu harapan itu pasti terwujud melalui kerja nyata politik oleh setiap pengurus,kader, simpatisan, masyarakat dengan di hidupkan mesin politik Partai PINTER nantinya hingga diseluruh pelosok kota dan pendalaman dari Sabang sampai Maroke.

Pada prinsipnya kami juga masih butuh dukungan moril dan materil dari arahan pembinaan langkah langkah strategis politik dari Dewan Pimpinan Pusat Pinter kedepannya, supaya seiring sejalan, tentu harus saling mendukung satu sama lain, sehingga partai politik Pinter ini kelak bisa sukses ditengah rakyat dalam mendorong memajukan kemakmuran ekonomi rakyat Indonesia, keadilan dan kesejahteraan serta kebijakan pembangunan sektor publik yan pro rakyat. Partai Pinter kita harus menang, sehingga ada utusan perwakilan rakyat akan di usung oleh parpol Pinter diberbagai tingkatan level tingkat pengambil kebijakan dalam sistem pemerintahan kedepannya, baik di jajaran Legislatif (DPR) maupun Eksekutif (Pemerintah),”cetus Rahmat dengan sikap optimis.

Selanjutnya harapan masyarakat dan rakyat seluruh Indonesia, kedepannya melalui Partai Pinter tidak hanya hadir ketika saat musim kompetisi pemilu saja, tapi setidaknya setiap parpol harus bisa mampu dan siap hadir ditengah masyarakat suka dan duka, pada setiap sendi kehidupan kita dalam berbangsa, beragama dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

“Partai Politik itu semestinya harus memiliki sebuah komitmen yang teguh dan istiqammah, dalam mengawal dan memperjuangkan aspirasi rakyat atas permasalahan ditengah masyarakat dengan konsep kebijakan pembangunan yang pro rakyat banyak, simpatisan dan para pendukungnya. Jangan sesudah kompetisi dan sistem pemilu usai dengan kekuasaan berhasil direbut, tapi tanggungjawab moral kepada para anggota partai dan masyarakat ditinggalkan begitu saja. Bagaikan tamsilan, “Jangan cuma saat perlu perahu dan mobil serta perlu jembatan(Rakyat) saat mau menyeberang secara bersama sama, tapi sangat ironi nya bila sudah sampai ke target tujuan siyasah politik, para orang orang rombongan tim dan masyarakat telah mendukung kita, ditinggalin begitu saja tanpa diperhatikan hak kesejahteraannya sebagai kesan negatif dari kebiasaan buruk praktek politik praktis selama ini kita lihat terbisik di mulut rakyat Indonesia”. ujarnya

Selain itu, “Intinya dari prinsip landasan politik kita dari setiap partai politik di tanah air, jangan suka meninggalkan rakyat Indonesia, saat rakyat masih memberikan kepercayaan kepada kita, sebelum rakyat Indonesia meninggalkan atau mencabut dukungan politik kepada kita sebagai peserta partai politik yang membutuhkan dukungan politik dari seluruh rakyat di Indonesia sebagai energy powers legitimasi politik dari rakyat Indonesia dalam sistem percaturan politik.

Pada saat proses event demokrasi dan Pemilu berlangsung dalam 5 tahun sekali, berdasarkan Amanah Konstitusi RI (UUD 1945) dan Undang Undang Pemilu, baik itu Pilpres, Pileg, Pilkada.

Jelas pada masa itu pemegang sah kedaulatan negara RI, diberikan hak oleh konstitusi negara yaitu rakyat Indonesia yang datang berbondong dengan ikhlas dan sabar, memberikan dukungan moril suara politik, dibilik kotak suara atau sering disebut TPS untuk memilih perwakilan rakyat yang di usung oleh setiap partai politik ketengah rakyat Indonesia.

Sedangkan harapannya parpol pada saat itu, baik para caleg dan kandidat di Indonesia dengan meminta mohon dan doa serta dukungan politik dari Rakyat Indonesia, agar bisa memberikan amanah kepercayaan kepadanya dengan bisa memilih partai dan orang yang di usung oleh parpol ketika itu, saat mengemis dukungan politik pada rakyat oleh parpol dan timses serta caleg maupun kandidat pasangan calon saat pemilu dan pilkada di Indonesia.” Pungkasnya Rahmat Fausi(Iqbal)

banner 300250

banner 300250

No Slide Found In Slider.

News Feed