Wakil Bupati Gus Mujib Imron, Harus Kompak dan Sinergi Agar Berhasil

Harianmerdekapost.com, Pasuruan, Jatim – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) menyelenggarakan Minilok dan audit stunting di kecamatan Rembang kabupaten Pasuruan yang ditempatkan di balai desa Pekoren, Jumat (25-11-2022)

Dalam sambutannya camat Rembang, Firdaus Handara memberikan alasan mengapa acara diadakan dibalai desa Pekoren Rembang, sebab desa Pekoren meraih penghargaan Peringkat ke 5 (lima ) dari 341 desa se kabupaten Pasuruan yakni desa bebas pungli, serta desa Pola Hidup Bersih dan Sehat. Di samping itu tempatnya luas dan mudah dijangkau, tutur nya .

Dalam pengarahannya Wakil Bupati, K.H Abdul Mujib Imron yang biasa dipanggil Gus Mujib memberikan apresiasi terhadap kecamatan Rembang. Apresiasi memang pantas diberikan ke Bidan dan tim penggerak PKK baik itu yang didesa maupun dikecamatan, yang merupakan garda terdepan dalam menurunkan angka stunting dengan drastis dalam satu tahun sebelumnya di tahun 2021 angka stunting masih 492, dan ditahun 2022 bisa turun 224, hampir 50%( persen).

Tanpa kerja sama serta sinergitas antara tim penggerak PKK dan Bidan , baik itu yang ada didesa maupun dikecamatan. Mustahil keberhasilan menurunkan angka stunting bisa dicapai. Juga tak kalah pentingnya koloberasi dengan pemerintahan desa dan kecamatan, tim yang ada didepan bisa mendeteksi dini kemudian dilanjutkan ke pemerintahan untuk penanganan selanjutnya.

Serta pendampingan ke keluarga yang mengalami maupun beresiko mengalami stunting.

“Percepatan penanggulangan stunting, sangatlah harus diperhatikan benar sebab dengan menanggulangi stunting diharapkan anak turun kita nanti nya bisa sehat baik jasmani maupun rohani”, Tambah Gus Mujib.

Ditempat yang sama kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) drg. Loembini Pedjati Lajoeng mengatakan bahwa sosialisasi seperti akan dilakukan terus menerus. Di harapkan masyarakat secara umum bisa mendeteksi dirinya sendiri maupun keluarga dan lingkungan sekitar apakah termasuk golongan stunting atau bukan. Dengan begitu pemerintah bisa bergerak dengan cepat, tuturnya. (izz)