oleh

Tuntut Keadilan, Warga Desa Payudan Daleman Geruduk Kantor DPMD Sumenep.

Harianmerdekapost.comSumenep Madura Jatim-Puluhan masyarakat yang tergabung dalam forum advokasi masyarakat (FAM) Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-guluk menggelar demo didepan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Senin (31/05/2021).

Mereka menuntut pemerintah Kabupaten Sumenep dalam hal ini Dinas PMD untuk segera turun tangan untuk menyelesikan segala persoalaan Pilkades yang saat ini tengah memanas di Desa Payudan Daleman.

Puluhan massa aksi saat melakukan orasi di depan kantor Dinas PMD

“Kedatangan kami ke sini dalam rangka menuntut keadilan, karena, saat ini kami tengah mencium bau busuk kecurangan sistematis yang dilakukan panitia Pilkades yang ada di Desa kami,” kata Koordinator aksi lapangan (Korlap) forum advokasi masyarakat (FAM) Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-guluk, Robi NR.

Menurut Robi, DPMD kabupaten sumenep harus secepatnya turun tangan menyelesaikan pemasalahan perihal dugaan pemalsuan data salah satu calon kepala desa (Cakades) yang saat ini tengah menjadi buah bibir ditengah masyarakat Payudan Daleman.

“Kalau bukan DPMD siapa lagi yang akan menyelesaikan segala persoalaan terkait Pilkades yang tengah memanas di Desa kami” ujarnya.

Selain pemalsuan data, lanjut Robi persoalan lain yang harus diselesaikan iyalah terkait penjaringan calon Cakades yang rata-rata diisi oleh simpatisan, saudara dan kerabat mantan Kades sebelumnya.

“Saat ini rata-rata calon Cakades di desa kami diisi oleh pihak inkamben, itu artinya ada unsur kesengajaan yang dilakukan agar calon yang diinginkan masyarakat gugur di sistem skoring,” ujar dia ditengah kepungan aparat.

Sementara itu kepala DPMD Sumenep Moh Ramli meminta masyarakat yang sedang melakukan aksi agar menyikapi persoalan tersebut dengan kepala dingin.

Perihal adanya temuan pemalsuan data dari salah satu peserta calon kepala desa. Pihaknya menyarankan agar membawa bukti-bukti temuan baru ke aparat penegak hukum. Pasalnya, hal itu merupakan bidang lain.

“Kami selaku Dinas penyelenggara sudah melaksanakan sesuai Perbub nomor 15 tahun 2021 dan perihal temuan itu kami sarankan untuk dibawa ke ranah hukum,” tukasnya.

Untuk di ketahui, ada beberapa tuntutan yang dibawa oleh massa aksi dalam demo kali ini, diantaranya, meminta DPMD untuk membubarkan dan membentuk ulang panitia Pilkades Desa Payudan Daleman, membuka data perangkat desa setempat tahun 2016 beserta laporan seluruh kegiatan dan slip gaji perangkat desa serta meminta DPMD agar mengawal Pilkades setempat sehingga tercipta Pilkades jujur adil dan transparan.(Nri)

IMG-20210616-WA0011 (1)

News Feed