Tragedi Sepak Bola Di Malang Menewaskan 174 Orang

banner 300250

banner 300250

Harianmerdekapost.com, Malang Jawa timur, Dalam ensiden Tersebut lebih dari 100 orang terluka masih dalam perawatan di delapan rumah sakit, kata wakil gubernur Jawa Timur, (02/10/.2022)

 

174 orang tewas dalam tragedi sepak bola di Malang tragedi kerusuhan pada pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Malang. mebuat gempar di seluruh Indonesia

 

Korban tewas akibat tragedi kerusuhan pada pertandingan sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, bertambah menjadi 174 orang, kata pejabat pemerintah,

 

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak memberikan informasi terbaru korban dari tragedi pasca pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan. Saat ini, korban tewas mencapai 174 jiwa,

 

Sementara, ada 11 orang luka berat dan 298 lainnya luka ringan. Masih ada sebagian jenazah yang belum teridentifikasi.

 

Setelah pendukung tim tuan rumah Arema yang kalah menyerbu lapangan pada Sabtu malam.

 

“petugas keamanan menembakkan gas air mata untuk membubarkan para seporter, yang memicu insiden desak-desakan dan sesak napas karena gas air mata, kata kepala polisi Jawa Timur Nico Afinta kepada wartawan.

 

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengatakan kepada Kompas TV bahwa lebih dari 100 orang juga terluka dalam insiden itu dan mereka dirawat di delapan rumah sakit.

 

Sebuah video yang dibagikan di media sosial menunjukkan para suporter, berpakaian merah dan biru, menyerbu lapangan setelah Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya sehingga terjadi bentrokan tak dapat terhindari dengan aparat keamanan yang lagi bertugas di area lapangan,

 

Menteri Olahraga Zainudin Amali mengatakan otoritas akan mengevaluasi kembali keamanan di pertandingan sepak bola dan mempertimbangkan untuk tidak mengizinkan penonton di pertandingan setelah tragedi ini.

 

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menangguhkan pertandingan minggu depan karena tragedi itu dan melarang Arema FC menjadi tuan rumah pertandingan untuk sisa musim ini.

 

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan dukacita atas tragedi di Malang.

 

Jokowi meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan investigasi.

 

“Khusus pada Kapolri saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini, “kata Jokowi dalam jumpa pers di Istana Bogor, Minggu.

 

Presiden berharap ini akan menjadi tragedi terakhir dalam sepak bola di Indonesia. “Seharusnya tidak ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa depan.”

 

Jokowi juga memerintahkan Menpora serta Ketum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait tragedi ini.

Dia mengatakan Pelaksanaan hingga prosedur penanganan penyelenggaraan harus dievaluasi.

EENG INVESTIGATION HMP

banner 300250