Terkait Sterilisasi di Akses Pintu Masuk Pulau Madura, Begini Kata Fraksi Demokrat Pamekasan

banner 300250

PAMEKASAN, harianmerdekapost.com – Covid 19 yang sudah menjadi momok menakutkan bagi masyarakat rupanya sangat mengancam keberlangsungan sendi kehidupan dalam semua sektor, baik keamanan, sosial dan ekonomi,

Tak terkecuali di wilayah Jawa Timur, terdapat sejumlah daerah yang sudah tergolong Red Zone, di Madura tentu menjadi areal yang terancam jika masyarakat tidak peduli dan cenderung mengabaikan saran dan arahan dari pemerintah. Jum’at, (27/3/2020)

Berbagai kegiatan dan upaya pencegahan penyebaran Covid 19 dilakukan, baik di tingkat pusat maupun daerah,

Hal ini rupanya mendapatkan attensi serius dari ketua komisi III DPRD Pamekasan Ismail SH.I, MI.P., menurutnya, selain pencegahan yang sudah dilakukan di sejumlah daerah, juga diperlukan pemantauan dan sterilisasi di akses pintu masuk pulau Madura,

Seperti diketahui, ada sejumlah akses masuk menuju pulau penghasil garam ini, seperti di pintu masuk jembatan suramadu, pelabuhan kamal, bandara Trunojoyo Sumenep, pelabuhan kalianget, dan pelabuhan branta pesisir, serta beberapa pintu masuk lainnya menuju Madura.

Menurut politikus yang getol dengan jargon Istiqomah Mengabdi ini, pulau Madura harus benar-benar steril dari ancaman Virus mematikan tersebut dengan menambah double protection.

Disenfektan tidak hanya disemprotkan pada kendaraan saja, tapi juga penumpang satu persatu tidak boleh luput dari pengecekan dan sterilisasi

Tidak hanya di pintu masuk pulau madura, dipintu masuk masing-masing kabupaten juga dilakukan hal yang sama, sehingga masyarakat merasa aman dan tidak perlu was-was lagi.

Mengingat kondisi dan situasi yang sangat mendesak, lanjut Ismail, Badan Kordinasi Wilayah (Bakorwil) Madura sebagai kepanjangan tangan dari Gubernur segera melakukan kordinasi dengan beberapa Kabupaten yang ada di Madura untuk segera melakukan langkah-langkah sterilisasi di sejumlah pintu masuk Madura.

“Disamping itu, mari kita bangun terus kesadaran masyarakat, untuk slalu berprilaku hidup bersih dan sehat, dan tetap menghindari kegiatan yang bersifat kerumunan massa dan memperhatikan Social Dintancing,” Himbau Politikus Demokrat tersebut. Jumat, (27/3/2020)

” Sepertinya Gubernur Jawa Timur sudah melakukan teleconfrence dengan semua Bupati di Jawa Timur termasuk Madura, jadi kami harap Bakorwil Madura segera melakukan kordinasi dengan empat kabupaten, agar madura terus aman dan steril dari wabah mematikan ini” Tandasnya.

Jurnalis : Sid / Syakur Abadi