oleh

Tanah Milik Agof Di Uruk Mafia Tanah Tanpa Konfirmasi

-Berita, Hukum-115 Dilihat
banner 300250

banner 300250

Surabaya,harianmerdekapost.com – Terkait sengketa tanah yang terjadi di daerah Tambak Dalam Surabaya, Ir. Agof warga Demak Timur pemilik sah tanahnya merasa di rugikan oleh Wn, pasalnya kasus tanah Tambak miliknya diserobot dengan cara melakukan pengurukan menggunakan alat berat di atas tanah tambak miliknya.

Tanah berpetok D No. 175 Persil 36 dan 32 yang jumlah luasnya kurang lebih 28-35 Ha, merupakan pemilik tanah sah dan tidak pernah menjual kepada siapapun untuk itu masalah pidananya Ir. Agof akan melaporkan pidana penyerobotan dan tindakan tidak menyenangkan, saat ditemui media merdekapost di TKP. (11/03/20)

Ir. Agof menambahkan “Asal mula tanah ini saya beli dari ahli waris H. Anwar Ngaskat, berupa petok 175, untuk jual belinya dan aktenya itu ada semua Akte Notarisnya nomor 9 dari Olivia. Saya dapat surat dari kelurahan secara resmi, saya tidak ada masalah di kelurahan bersih.” Kemudian saya mengajukan ke BPN, dan BPN mencari data untuk kebenaran dulu bukan sebagai pengembalian batas untuk terbit sertifikat dan dipersil 36 petok 175. Tegasnya

Pada hari ini Kuasa Hukum H. Kasi Moch Ilham SH, sudah melayangkan surat somasi kepada pihak Wn yang ada di TKP supaya menghentikan kegiatan pegurukan/pengerjaan tersebut. Kegiatan ini harus diberhentikan sampai hari ini dan meninggalkan lokasi pegurukan. (Red)

banner 300250