Tahapan PTSL 2020 Desa Kemlagigede Masuk Tahap Pencocokan Data.

banner 300250

banner 300250

Lamongan, harianmerdekapost.com –
PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) merupakan program pemerintah pusat untuk masyarakat agar bisa mendapatkan legalitas atas kepemilikan tanah dengan biaya murah, sehingga banyak pemerintahan desa yang berharap bisa mengikuti program tersebut.

Begitu halnya program PTSL 2020 yang dilaksanakan di Desa Kemlagigede, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan yang diharapkan oleh pemerintahan desa, hingga Selasa (10/03/2020) tahapan masuk pada pemberkasan Pencocokan data.

Melalui musyawarah dibentuklah panitia dengan hasil kesepakatan anggota dengan
ketua PTSL, H Safari.

Dari Kuota yang diberi BPN Lamongan Sedikitnya terdapat 1050 pemohon yang mendaftar ke panitia PTSL.

H Safari selaku ketua Pokmas program PTSL Desa Kemlagigede menyampaikan, “masyarakat disini sangat antusias mendaftarkan sebidang tanahnya terbukti ada 1050 an data yang masuk ke kami,” katanya.

Ia juga memberitaukan bahwa perkembangan program ini sudah masuk ketahap Pencocokan data yang sudah diukur oleh tim pengukur dari tim BPN.

Sementara itu, Kepala Desa Kemlagigede, Suyatno menyampaikan, ” Dengan program sertifikasi ini permasalahan yang berkaitan dengan sengketa pertanahan bisa diminimalisir. Karena selama ini banyak konflik berkaitan dengan sengketa tanah. Sehingga dengan sertifikat massal Kali ini bisa diharapkan terselesaikan,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut juga, Kades Kemlagigede menyampaikan secara khusus memberikan pesan kepada pemohon jika sertifikat sudah terbit dan dibagikan , bisa menjaga sertifikat yang diterimanya sebaik mungkin. Termasuk, jika akan digadaikan pihaknya meminta agar uangnya tak digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Namun digunakan untuk usaha.

Dan bagi warga yang belum mendaftar dan Atas nama panitia, H Safari dan Kades Suyanto menghimbau pada masyarakat desa Kemlagigede agar segera mendaftar karena program PTSL ini benar benar sangat membantu selain cepat biaya pengurusan juga terjangkau.

Selain itu, Kades Juga berharap, “semoga program pemerintah ini bisa berjalan lancar dan sukses sesuai harapan masyarakat Desa Kami, Sehingga sebidang tanah warga dapat kepastian hukum,” pungkasnya. (Dan/wj)