Sosialisasi Komunitas Sekolah dalam Melindungi Diri dari Peredaran Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang Tidak Aman dan Tidak Bermutu

Harianmerdekapost.com, Fakfak Papua Barat – Dalam rangka mewujudkan kemandirian komunitas sekolah dalam melindungi diri dari peredaran Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang tidak aman dan tidak bermutu, maka perlu dilakukan kegiatan sosialisasi sehingga diharapkan komunitas sekolah dapat memperoleh akses informasi keamanan pangan yang valid sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman komunitas sekolah terhadap keamanan pangan, dan pada akhirnya diharapkan dapat membentuk perilaku keamanan pangan yang baik.ujar ibu Eni Maryatun, S. Farm., Apt. saat di konfirmasi Wartawan melalui Via Whatsapp pada Rabu siang (15/3)wit mengatakan.

Rabu 15 Maret 2023, bertempat di Hotel Vega Sorong, pertemuan ini dihadiri perwakilan dari 4 sekolah intervensi dan 38 sekolah perluasan program nasional PJAS Aman. Dalam sambutannya, Hadira Yenni, S.Si., Apt. yang mewakili Kepala Balai POM di Manokwari menyampaikan pentingnya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di lingkungan sekolah. Salah satu upaya mewujudkan SDM ini adalah dengan menyediakan pangan yang akan dikonsumsi komunitas sekolah dalam kondisi aman, bermutu, dan bergizi.

Keterangan : Foto Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi PJAS di Hotel Vega Sorong

Pangan yang beredar saat ini, termasuk pangan yang dijajakan di kantin sekolah dan atau di lingkungan sekolah, merupakan pangan yang dihasilkan oleh industri pangan, termasuk industri rumah tangga pangan (IRTP) dan pangan yang dihasilkan oleh jasa boga yang disebut pangan siap saji. Keamanan dan mutu produk pangan yang beredar di sekolah ditentukan oleh kebijakan sekolah, tingkat pengetahuan dan kepedulian penyedia PJAS yang ada di lingkungan sekolah di Kota Sorong.(Amatus Rahakbauw).