oleh

Sidang Ke LimaBelas Atas Sengketa Tanah, Dengan Agenda Keterangan Saksi Tergugat Tidak Banyak Tahu kronologi Tanah

Sampang,madura.jatim. harianmerdekapost.com
Sidang yang ke limabelas adalah sidang pembuktian saksi dari tergugat satu , yakni H.FARIS , Sampang ( 17/11/2020 )

foto saat kuasa hukum tergugat saat dimintai keterangan awak media

Sidang yang berlangsung dari jam 10:45 hingga jam 12:50 di Pengadilan Negeri Sampang berlangsung aman, khidmad dan kondusif

Agenda sidang tersebut dipimpin langsung oleh ketua majlis hakim sampang , Bapak AFRIZAL S.H., M.H. juga dihadiri oleh penggugat dan tergugat satu , sementara tergugat dua dan tergugat tiga tidak hadir

Dalam persidangan kali ini HERI sebagai saksi satu, yang bekerja di kantor notaris tempat dimana proses pembuatan Akta Jual Beli ( AJB ) dikeluarkan, Menerangkan soal proses pembuatan Akta Jual Beli (AJB ), bukan soal asal muasal atau sejarah pemilik obyek sengketa yang sedang digugat oleh penggugat,

HERI dalam kesaksiannya menerangkan bahwa saya tidak tau waktu terjadinya proses pembuatan akta jual beli tanah juga tidak mengetahui objek yang dibuatkan akte jual beli tanah , asal muasal pemilik dari obyek sengketa siapa saja juga tidak tau , saya hanya mengetahui dari NOTE yang ada di kantor bahwa pada taun 2011 pihak yang hadir waktu pengajuan pembuatan akta jual beli yaitu H.FARIS dan istrinya , ( selaku pembeli ) SUKIMAN HERTANTO dan istrinya ( selaku Penjual ) dan para saksi yang merupakan karyawan dari kantor notaris tersebut

“saya tidak tau tahun berapa pembuatan akta jual beli dilakukan saya juga tidak tahu dimana letak obyek yang dibuatkan akta jual beli yang sekarang sedang dipersengketakan apalagi asal muasal dari pemilik obyek tersebut ” tuturnya

Sementara MUNAWI selaku saksi dua yang merupakan mantan sopir dari orang tua tergugat satu dalam persaksiannya tidak jauh berbeda dengan persaksian HERI selaku saksi satu ” saya hanya mengetahui letak obyek sengketa asal muasal dari pemilik yang sebenarnya dari obyek sengketa saya tidak tau luas obyek sengketa tidak tau kepada penggugat juga tidak tau ” ucapnya

Arman S.H. selaku kuasa hukum dari tergugat 1 saat dimintai keterangan oleh awak media menambahkan bahwa soal kepemilikan dari obyek sengketa itu sudah selesai di gugatan pertama pada tahun 2014
“soal asal mula kepemilikan dari obyek sengketa itu sudah selesai di gugatan pertama pada tahun 2014 dan sudah inkrah ” pungkasnya

(HMP.Nrmn/zainudin)

WhatsApp Image 2020-12-03 at 19.37.24
WhatsApp Image 2020-12-03 at 19.37.24 (1)
WhatsApp Image 2020-11-27 at 21.23.40
WhatsApp Image 2020-11-24 at 22.31.54
WhatsApp Image 2020-11-19 at 15.25.59
WhatsApp Image 2020-11-08 at 17.20.03

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed