Sengketa Lahan Makodim 0827 Sumenep Temui Titik Terang

Harianmerdekapost.com – Sumenep, Madura, Jawa Timur – Sengketa lahan Makodim 0827 Sumenep yang sempat menjadi bola liar akhirnya temui titik terang.

Berdasarkan surat pemberitahuan dari Kantor Pertahanan Kabupaten Sumenep nomor : IP.02.02/1363.35.29/XII/2022 yang dikirim pada 2 Desember dengan tujuan Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Donny Pramudya Mahardika, SE disebutkan bahwa penetapan waktu pengukuran lahan yang telah menjadi sengketa akan dilaksanakan pada Selasa (13/12/2022) mendatang.

Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Sumenep Tomi Jomaliawan, A.Ptnh., M.H saat dikonfirmasi membenarkan prihal rencana penetapan pengukuran lahan tersebut.

Menurut Tomi, dirinya telah melakukan koordinasikan dengan Letkol Donny (Dandim) prihal pengukuran lahan sengketa itu.

“Sudah saya informasikan ke Pak Dandim, semua sudah saya koordinasikan dengan Pak Dandim”, ujarnya, Kamis (08/11/2022).

Seperti yang diketahui sebelumnya lahan yang ditempati Makodim 0827/Sumenep sempat diklaim oleh pihak Perkumpulan Wakaf Panembahan Sumolo (PWPS).

Perkumpulan Wakaf Panembahan Sumolo itu mengklaim bahwa pihaknya memiliki hak atas lahan yang ditempati Makodim 0827/Sumenep dengan berdasarkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh mantan Lurah Pajagalan Andy Ricky, dan terbitnya akta ikrar wakaf dari KUA Kota Sumenep. (*/Nri)