oleh

Sekilas Mengenal Sosok Mulyadi (MJ) Kuwu Desa Japura Lor.

Harianmerdekapost.com Cirebon Jabar,- Mulyadi atau yang biasa akrab dengan sapaan MJ semenjak dirinya menjabat sebagai Kuwu Desa Japura Lor sedari tahun 2018 gencar dalam melakukan pembangunan diberbagai bidang, baik pembangunan fisik maupun nonfisik.

Berawal dari rasa ingin membangun desa yang sudah lama ada pada dirinya akhirnya pada tahun 2018 Mulyadi resmi dilantik menjadi orang nomor satu Desa Japura Lor.
Mulyadi bertekad akan membawa Desa Japura Lor menjadi lebih berprestasi, hal tersebut diwujudkannya melalui berbagai terobosan dan gebragan yang hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat langsung.

Mulyadi mengatakan bahwa, dirinya beserta jajaran perangkat desa berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada warganya, kendati demikian diakuinya pula bahwa pihaknya adalah manusia biasa yang punya keterbatasan, oleh karena itu pihaknya menerima sumbang saran dan kritik guna membangun Desa Japura Lor kearah yang lebih baik.

Dalam upaya membangun Desa, Mulyadi menjalin sinergitas dengan berbagai kalangan seperti unsur Muspika, Muspida, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, lembaga-lembaga Organisasi Masyarakat (ORMAS) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) baik yang berasal dari Desa Japura Lor itu sendiri ataupun dari luar.

Baru-baru ini Mulyadi bertemu dengan beberapa pucuk pimpinan lembaga yang ada di kabupaten Cirebon, sebut saja Kusmin Ketua LSM AGAMI, Surachmat Ketua LSM KMS, Agus Suprayitno NA Komandan Cabang (DANKOCAB) Komando Pasukan Inti Pemuda Panca Darma Indonesia (KOPASTI PPDI) wilayah Cirebon, Aris Mulanto Ketua LSM KOMPI C dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan satu persatunya, “jelasnya.

Dikatakannya pula bahwa, pertemuan dengan beberapa pucuk pimpinan lembaga tersebut antara lain adalah dalam rangka meminta sumbang saran dan kritik guna kemajuan Desa Japura Lor yang saat ini di pimpinnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kusmin Ketua LSM AGAMI menghimbau Mulyadi selaku pucuk pimpinan Desa Japura Lor agar di dalam menjalankan roda pemerintahan Desa harus sesuai dengan ketentuan dan jangan sampai keluar dari koridor serta ketentuan yang berlaku.
“Pada prinsipnya kami sepakat dan mendukung program Desa Japura Lor, “papar Kusmin.

Hal senada di amini oleh Surachmat Ketua LSM KMS, imbuhnya bahwa sudah pasti tidak semua orang senang dan puas dalam perihal pelayanan desa, kritik dan saran harus diterima karena itu adalah bagian dari resiko pemangku jabatan, “jadikanlah kritik dan saran sebagai motivasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga dan membangun Desa Japura Lor yang lebih maju dan sejahtera,. “pungkas Surachmat sambil berseloroh.

Tidak ketinggalan Agus Suprayitno NA Komandan Cabang (DANKOCAB) Komando Pasukan Inti Pemuda Panca Darma Indonesia (KOPASTI PPDI) wilayah Cirebon menuturkan bahwa, dalam memberikan pelayanan pada masyarakat Kuwu harus bersikap adil tanpa tebang pilih siapa dia dan dari golongan mana, karena ada juga oknum Kuwu yang menganaktirikan warganya lantaran disaat pemilihan/ pencalonan tidak memilihnya, “jelas Agus.

Aris Mulanto Ketua LSM KOMPI C dalam menutup obrolannya yang ditujukan kepada Mulyadi Kuwu Japura Lor mengatakan bahwa, dalam memajukan desa dan atau dalam menjadi seorang memimpin harus kuat tahan banting, bermental baja dan bijaksana dalam segala hal.

“Yang namanya pemimpin itu harus kuat tahan banting, bermental baja dan bijaksana serta harus mau menerima kritik dan saran dari pihak lain, “ujar Aris. (NURHARI)

WhatsApp Image 2021-04-14 at 21.24.10
iklan 11 april 2021
WhatsApp Image 2021-04-05 at 17.13.30 (1)

News Feed