oleh

Ratusan TKA Pemkab Bekasi diperiksa Terkait Penyebaran Corona

-Berita, Nasional-105 Dilihat
banner 300250

banner 300250

Jawa barat harianmerdekapost.com Pemerintah Kabupaten Bekasi mengklaim pencegahan penyebaran telah dilakukan hingga ke tenaga kerja asing. Sejak Februari, sedikitnya 246 TKA telah diperiksa kesehatannya.
“Sampai Februari 246 TKA di kawasan industri sudah kami periksa. Hasilnya tidak ada yang positif,” kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid -19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Senin 16 Maret 2020.


Diungkapkan Alamsyah, jumlah yang diperiksa itu memang tidak sebanding dengan keseluruhan TKA di Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, jumlah TKA mencapai 5.000 orang.
Namun, kata Alamsyah, mereka yang diperiksa hanya yang memiliki riwayat perjalan ke luar negeri dalam 14 hari terakhir.


“Batasan orang terpapar dengan corona itu 14 hari sebelumnya. Yang kami periksa itu yang perjalanan jauh dalam waktu 14 hari. Mereka rata-rata pulang setelah imlek kemarin. Sehingga yang lainnya tidak kami periksa,” ucap dia.


Sementara itu, saat ini 40 orang dengan pemantauan dan 12 pasien dalam pengawasan di Kabupaten Bekasi tengah menjalani isolasi, baik mandiri maupun di rumah sakit. Mereka yang mandiri di rumah tetap dipantau dan diperiksa kesehatannya secara rutin setiap hari.
“Karantina mandiri itu ketika ada masyarakat yang pernah kontak, dilakukan isoalasi mandiri. Pengawasan tetap dilakukan lewat puskesmas dan Dinas Kesehatan. Setiap pagi dan sore diperiksa suhu tubuh dan sebagainya,” ucapnya.


Eka mengatakan, saat ini Pemkab Bekasi pun telah mendirikan posko di tingkat kabupaten dan di 23 kecamatan. Posko itu didirikan untuk melayani masyarakat terkait kasus covid-19.
“Kemudian di pihak desa pun kami siapkan petugas-petugasnya untuk menyosialisasikan bagaimana itu Covid-19 bekerja dan bagaiman cara mencegahnya,” ucap dia Editor Red.- Fnursufi firman

banner 300250