oleh

Putus Klaster Perkantoran, BPBD Maksimalkan Sterilisasi Disinfektan Demi memutus Penyakit menular

Mojokerto,harianmerdekapost.com -Demi menekan klaster perkantoran yang belakangan tren, Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mengintensifkan sterilisasi penyemprotan cairan disinfektan di lingkup perkantoran Pemerintah Kabupaten Mojokerto.(01/10/2020)

Seperti yang dilaksanakan pada Kantor Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Bagian Pemerintahan, Bagian Pembangunan serta Bappeda, berturut-turut mulai tanggal 29-30 September kemarin.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto M. Zaini mengatakan, penyemprotan disinfektan di ruang tertutup seperti perkantoran adalah upaya antisipasi persebaran Covid-19. Terlebih lagi, intensitas bertemu pekerja kantoran sangat tinggi ketika beraktivitas.

“Penyemprotan ini bukan karena ada yang terpapar lalu lockdown. Tidak seperti itu. Sterilisasi kita lakukan tiap minggu secara bergilir, karena kita benar-benar memaksimalkan pencegahan. Jangan sampai terjadi hal-hal tidak diinginkan,” kata Zaini.

Selain menjadi agenda rutin mingguan, sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan ini disesuaikan dengan permintaan OPD atau pegawai yang memang memanfaatkan ruang dan gedung tersebut untuk kerja setiap hari.

Sebagai informasi, BPBD Kabupaten Mojokerto secara berkelanjutan telah melaksanakan beberapa giat penanganan dan pelaksanan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Antara lain penyemprotan disinfektan dan probiotik pada OPD/lembaga yang memiliki tugas pelayanan. Seperti masjid, musala, balai desa, sekolah, kampung tangguh dan Desa Tanggap Bencana (Destana) sebanyak 60 kali.

Selain itu, juga memberi bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dengan menyalurkan bantuan CSR sejumlah perusahaan. Bantuan yang diterima, tersimpan di gudang logistik BPBD berupa APD lengkap, disinfektan, hand sanitizer, sabunc cuci, wastafel dan paket sembako. Ragam bantuan ini selanjutnya didistribusikan pada 56 kampung tangguh, 8 Destana, 5 masjid/ponpes tangguh, serta giat pembinaan non ASN pada 9 OPD dan 2 RSUD.
(Moh Sokip)

Untitled-1
Untitled-1
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59 (1)
WhatsApp Image 2020-10-13 at 14.18.12
WhatsApp Image 2020-09-30 at 06.08.24
WhatsApp Image 2020-09-28 at 08.08.0

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed