oleh

Gundukan Ditengah Jalan Dengan Istilah Polisi Tidur di Kendung Timur Meresahkan Masyarakat Pengguna Jalan

Harianmerdekapost.com, Sampang, Madura, Jawa Timur – Masyarakat resah dengan adanya polisi tidur atau pembatas kecepatan yang tak sesuwai, jum’at, 11Juni 2021.

Polisi tidur yang dibuat tidak sesuai regulasi sehingga Warga merasa terganggu karna polisi tidur di jalan kendung timur desa pangereman kecamatan ketapang kabupaten sampang membuat masyarakat jengkel.”pembangunan polisi tidur tersebut jaga tampa izin dari pemerintah setempat

Kepala desa pangereman mengadukan hal tersebut ke kantor camat sekitar. terkait adanya polisi tidur yang menjadi perbicangan masyarakat.

Saat di minta ketarangan oleh awak media kepala desa setempat bakri mengatakan sangat keberatan dengan adanya pembatas kecepatan yang di bangun oleh warga sekitar dan tampa ada pemberi tahuan sebelumnya kepada kepala desa setempat karna dulu sempat terjadi kecelakaan di sebabkan adanya polisi tidur yang tak sesuwai aturan di wilayah tersebut juga sempat di bongkar oleh masarakat dan sekarang di bangun lagi,” ujar bakri

Menurut dia, banyaknya polisi tidur yang dibangun warga kerap kali menjadi perdebatan.

Sementara itu, dari sisi pengendara, banyaknya polisis tidur kerap kali mengganggu kenyamanan dalam perjalanan.
dan banyaknya polisi tidur juga dinilai memperlambat pengendara sampai ke tujuan.

“warga diharuskan mengantongi izin pemerintah sebelum membangun polisi tidur namun, kenyataan di lapangan memperlihatkan banyaknya warga yang membangun polisi tidur tampa izin.
juga jalan yang di bangun polisi tidur oleh warga adalah jalan poros kabupaten,

HMP/ Nrmn.tomas )

banner 300250

IMG-20210616-WA0011 (1)

News Feed