oleh

Pilkada Malaka, Warga Fatuaruin Seruhkan Ganti Bupati

Kupang, harianmerdekapost.com-Pilkada Malaka sebagai pesta demokrasi dilaksanakan untuk memilih pemimpin yang baik supaya yang buruk tidak boleh berkuasa. Sehingga, warga Desa Fatuaruin Kecamatan Sasitamean Kabupaten Malaka menyeruhkan ganti bupati.

Demikian simpulan pendapat yang mengemuka pada orasi politik para jurkam saat kampanye pasangan calon (paslon) Bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Louise Lucky Taolin, S. Sos yang akrab dikenal Kim Taolin dengan tagline Paket SN-KT di Wekfau Desa Fatuaruin Kecamatan Sasitamean, Kamis (8/10/20).

Juru kampanye, Benediktus Bria dalam orasinya menyeruhkan ganti bupati demi perubahan Malaka yang lebih baik. Malaka memang berubah, tetapi perubahan yang mengalami kemunduran.

Dikatakan, Malaka berubah dan mundur dalam budaya, tradisi adat dan istiadat. Malaka juga mundur dalam pembangunan infrastruktur. Pembangunan jalan misalnya tidak merata di seluruh pelosok wilayah Kabupaten Malaka.

Kelompok masyarakat diaspora Kupang pun menilai Malaka tidak berubah dalam pembangunan selama ini. Program pembangunan yang menggelontorkan dana puluhan miliaran rupiah tidak memberi hasil yang signifikan.

Kelompok Diaspora Kupang di antaranya Herman Seran, Leonardus Nahak dan Petrus Tey Seran juga mengakui program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) tidak berhasil.

Herman mengatakan tidak ada petani sukses yang kebun yang luas dan tidak ada lumbung yang penuh dengan hasil panen. Itulah sebabnya, keberhasilan RPM tidak diketahui karena hal balik tanah gratis itu bukan menunjukkan keberhasilan program RPM.

Calon Wakil Bupati, Kim Taolin dalam orasinya mengatakan Malaka belum maju dalam pembangunan. Saat ini, Malaka tidak punya gedung perkantoran dan rumah jabatan. Demikian hal lain, pembuatan KTP masih menjadi masalah yang dikeluhkan warga Malaka saat ini.

Dikatakan, masalah kepemilikan KTP menjadi tantangan dalam pembangunan. Warga yang tidak memiliki KTP tidak bisa memperoleh hak dalam pembangunan.

Calon Bupati, Simon Nahak dalam setiap orasinya pada kampanye di wilayah daerah pemilihan tiga Malaka mengatakan infrastruktur jalan cukup parah. Sehingga, Simon mendaulat Kim Taolin untuk mengurus kepentingan pembangunan di Dapil 3.

Simon mengatakan kondisi jalan membuat “goyang-goyang” saat melintasi sebagian besar ruas jalan di Dapil 3. Sehingga, menjadi perhatian untuk dikerjakan dalam rangka memobilisasi hasil pertanian, peternakan dan perkebunan petani. (R-25/NL)

Untitled-1
Untitled-1
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59 (1)
WhatsApp Image 2020-10-13 at 14.18.12
WhatsApp Image 2020-09-30 at 06.08.24
WhatsApp Image 2020-09-28 at 08.08.0

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed