oleh

Perkembangan kasus di Bangkalan dan Penyekatan Suramadu

Harianmerdekapost.com,-Surabaya Jatim,- RS Lapangan Indrapura yang diberikan tugas oleh Negara untuk melayani warga masyarakat yang terkonfirmasi posistif covid-19 SELALU SIAP SIAGA.
Sesuai SOP yang ada, mereka yang bisa diterima di RSLI adalah yang sudah terkonfirmasi positif covid-19 melalui tes swab PCR.(7/6/2021)

 

Penangan kasus di Yang di Bangkalan dan hasil tracing Penyekatan Suramadu akan selalu di koordinasikan untuk hasil yang baik dan optimal, dengan mengedepankan kepentingan kesehatan masyarakat secara luas.

Mulai kemarin sore, malam dan hingga siang ini, sudah 13 orang dari hasil tracing Suramadu dikirim dan dirawat di RSLI dengan konfirmasiswab PCR Positif. 10 orang dengan CT Value di bawah 25 sehingga akan kita kirim untuk konfirmasi lebih lanjut,dugaan varian baru covid-19.

Siang ini masih ada daftar tunggu ( inden ) 10 orang lagi yang segera masuk. Jumlah itu akan terus bertambah.Daya tampung RSLI 400 bed, sekarang terisi 110 pasien. Masih ada space 290 orang.

Jika pasien sudah 300, sesuai ketentuan WHO diangap penuh (70% kapasitas bed) tentunya akan dilakukan langkah-langkan lanjutan, RSLI juga sudah membantu meminjamkan 50 bed untuk tindak lanjut penanganan kasus di bangkalan dan penyekatan suramadu.

Terkait perkembangan Pekerja Migran Indonesia yang terkonfirmasi covid-19.
Hingga saat ini data di Relawan Pendamping RSLI setidaknya sudah 12.776 PMI masuk Jatim, berasal dari Malaysia,Singapura, Hongkong dan Brunei. Sekarang RSLI sudah mulai menerima 1 pasien dari tempat kerjadi Turki, artinya gelombang kedatangan dari Timur Tengah sudah mulai masuk, dan tetap perlu diwaspadai.Dari jumlah itu, yang terkonfirmasi positif covid-19 dan dikirimkan ke RSLI sejumlah 151 orang ( data selengkapnya ada pada tabel)

Sesuai Peraturan Kemenkes terbaru, mereka yang positif covid-19 akan dilakukan penyembuhan dan isolasi minimal 14 hari, tergantung kondisinya (termasuk tes PCR negatif) dan akan dinyatakan sembuh dalam kewenangan DPJP (Dokter Penanggungjawab Pasien)
Mengantisipasi adanya varian baru, RSLI terus mengirimkan sampel untuk mereka-mereka yang patut diduga terpapar varian baru, (apabila CT Value dibawah 25) sehingga bisa mendapatkan konfirmasi dan validasi dari yang berwenang yaitu ITD dan Balitbangkes Jakarta pusat.

Setelah gelombang pertama sampel dulu yang hasilnya dua sampel terkonfirmasi varian baru B.117 dan B.1351,  Untuk sekarang ini sudah dikirimkan kembali 5+32 sampel ke Balitbangkes dan 11 sampel ke ITD Kampus C Unair. Total 48 Sampel dan baru dikirimkan hasil berupa 5 specimen dengan hasil negatif (tidak ada varian baru). Rencana berikutnya akan dikirimkan 10 sampel baru,sehingga total sampel yang kita kirimkan menjadi 58 sampel.

” Perkembangan lainnya
Kondisi Indonesia sudah mulai naik dibanyak tempat. Kasus-kasus di Cilacap, Kudus, Lamongan, dan terakhir Bangkalan, menjadikan kita lebih waspada dan mawasdiri.Pandemi Covid 19 belum berakhir, dan malah ada indikasi menuju second wafe (serangan gelombang kedua)  Semua stakeholder harus bahu membahu mengatasinya. Edukasi harus tetap dijalankan,” terangnya.

 

” Kami minta peran kawan-kawan media turut serta membantu memberikan informasi dan edukasi bagi masyarakat dalam memahami dan menanggulangi covid-19,”  himbaunya Penanggung jawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura,
Laksamana Pertama TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp. BTKV.

Jurnalis (syt )

IMG-20210616-WA0011 (1)

News Feed