oleh

Perempuan Tani HKTI Jatim Laksanakan Gerakan Tanam Serentak di 11 Kabupaten/Kota

Harianmerdekapost.com, Surabaya Jatim Semangat penguatan spirit agraris terlihat dari giat sosial yang selalu digaungkan oleh Perempuan Tani HKTI pimpinan Dian Novita Susanto. Salah satunya yang baru saja berlangsung, yaitu tanam serentak pada 10 Propinsi dan 15 Kabupaten Kota se Indonesia pada 18/11 kemarin. Acara yang dibuka oleh Moeldoko selaku Ketua Umum HKTI, berlangsung secara virtual dan offline. Jawa Timur yang hadir secara virtual, melakukan aksi tanam serentak pada 11 kabupaten kota, yaitu Kabupaten Probolinggo, Sampang, Bangkalan, Gresik, Lumajang, kabupaten Malang, kota Malang, kota Batu, Surabaya, Sidoarjo, dan Kota Probolinggo.

“Total se Jatim, baru ada 6 DPK, dengan ketua masing-masing adalah Nila Hapsari di Gresik, Mirrah Samiyah di Kabupaten Probolinggo, Yuliana Riamah di Kabupaten Malang, Mardi Setianingsih di Kota Batu, Jumiati di Kota Malang, dan Ratna Dewi di Lumajang. Namun, pengurus Jatim juga turut melakukan aksi tanam serentak, diantaranya Umi Musyaadah di Bangkalan, Eva Fauziyah di Sidoarjo, dan Fitri Permatasari di Surabaya. Semuanya melakukan aksi sesuai karakter wilayah setempat”, jelas Lia Istifhama, ketua DPP PTHKTI Jatim yang didampingi oleh Shofi Shofiyah, Wakil Bendahara DPP.

Foto : Stafsus Presiden sekaligus Ketua Umum HKTI, Moeldoko membuka acara secara virtual

Dari kota kabupaten yang disebutkan, nampak bahwa aksi tanam serentak Jatim meliputi perkotaan dan pedesaan. Diantara yang perkotaan adalah Surabaya yang diwakili oleh Fitri Permatasari.

“Kebetulan saya melakukan tanam serentak di greenhouse Jemurwonosari. Ternyata, aksi ini mendorong permintaan dari wilayah lainnya agar kami juga turun ke lokasi mereka. Ini bukti bahwa banyak lapisan masyarakat yang ingin dikunjungi dan disupport melalui gerakan serupa”, jelasnya.

Foto : HKTI tanam serentak pada 10 Propinsi dan 15 Kabupaten Kota se Indonesia

Hal senada dijelaskan oleh Eva Fauziyah, wakil ketua yang turun menanam langsung Bersama Gapoktan Kramat Jegu Sidoarjo.

“Animo masyarakat tinggi, sampai-sampai banyak yang daftar untuk gabung bersama kami. Dari sisi petani, sangat senang karena kami di Jatim memang seringkali turun ke bawah, beli produk petani dan di bagi ke masyarakat. Ini tak lain dukungan kami agar sektor pertanian tetap bertahan di tengah pandemi”.

Nuansa spirit agraris perkotaan juga tampak di kota Malang dimana para pengurus di bawah kepemimpinan Jumiati, secara kompak mengikuti prosesi tanam serentak. “Kami senang bisa bergabung di Perempuan Tani HKTI, apalagi kami juga diajari penggunaan aplikasi digital, yaitu agree milik Telkom Indonesia”. Begitupun disampaikan Ratna Dewi dari Lumajang, bahwa aplikasi agree sangat penting bagi petani, terutama terkait permodalan dan pemasaran. (AR)

WhatsApp Image 2020-11-27 at 21.23.40
WhatsApp Image 2020-11-24 at 22.31.54
WhatsApp Image 2020-11-19 at 15.25.59
WhatsApp Image 2020-11-08 at 17.20.03

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed