oleh

Pengungkapan Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Bawah Umur.

Harianmerdekapost.com-Jombang jatim Unit 1 Resmob polres Jombang melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kekerasan terhadap anak dan kemudian di tangani oleh Unit PPA dengan data-data sebagai berikut. Pada hari Sabtu tanggal 24 April 2021 pukul 22.00 Wib

Laporan polisi nomor : LP-B/10/IV/RES. 1.6/2021/RESKRIM/JOMBANG/SPKT Polsek Tembelang tanggal 24 April 2021. Kejadian pada hari jumat tanggal 23 April 2020 sekira pukul 21.00 WIB. Lapangan SDN 1 Kedungotok, Desa Kedungotok Kec. Tembelang Kab. Jombang (30/04/2021)

Korban atau Pelapor
1. MWA (korban), umur 14 tahun, agama Islam, pelajar SMP. Alamat Dsn. Kedungboto Kec. Tembelang Kab. Jombang

2. Muhammad Sahid (Pelapor / orang tua korban), 40 tahun, agama Islam, pekerjaan swasta. Alamat Dsn. Kedungboto Kec. Tembelang Kab. Jombang

Pelaku atau Anak Berhadapan Dgn Hukum (ABH)
1. M. AS, laki-laki umur 17 tahun, agama Islam, pelajar. alamat Dsn. Pulogedang Kec. Tembelang Kab. Jombang

2. MNH alias Ambon, umur 15 tahun, agama islam, pelajar. Alamat Dsn. Tondowulan Kec. Perak Kab. Jombang

Pasal Tindak Pidana Setiap Orang Dilarang Menempatkan, Membiarkan, Melakukan, Atau Turut Serta Melakukan Kekerasan Terhadap Anak. Sebagaimana Dimaksud Dalam Pasal 80 UURI NO.35 Tahun 2014 Perubahan Atas UURI NO.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak

Barang Bukti :
– 1 buah HP merk OPPO type A5s warna hitam (No Hp : 081216696416) beserta dengan dusbook.
– 1 buah HP merk OPPO type A1k warna merah( No Hp :(085755261493)
– 1 buah sepeda motor honda beat warna hijau putih NOPOL : S 2755 Z beserta kunci sepeda motor

Awalnya pada hari Jum’at, tanggal 23 April 2021, sekitar pukul 06.00 Wib, korban mengupload foto korban yg memakai kalung KS atau Kera Sakti di Faceboook yg kemudian dikomentari *saksi EAE*, lalu saksi EAE memberitahukan kejadian tersebut ke ABH M. AS, lalu ABH M. AS chat ke korban diajak bertemu, kalau tidak mau akan didatangi ke rumahnya, karena itu korban mau bertemu di SDN Kedungotok 1.

Setelah itu kedua ABH dan saksi FAP berangkat menuju TKP dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih hijau, lalu kedua ABH ngobrol atau tanya ke korban yang memakai kalung KS atau Kera Sakti, korban menjawab kalau itu dipakai hanya untuk foto saja.

Setelah itu korban diajak ke halaman atau lapangan SDN Kedungotok 1 dan saat di halaman atau lapangan SDN Kedungotok 1 tersebut, HP Merk Oppo A5s nomor IMEI : 866251045945419 dan 866251045945401, warna hitam milik korban diminta oleh salah satu ABH, kemudian korban diajak memperagakan silat.

Pada saat memperagakan silat korban dipukul dan ditendang secara bergantian oleh kedua ABH. Kemudian korban minta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi namun tetap dipukuli, karena korban takut kemudian lari dan melaporkan ke Polsek Tembelang.

Langkah-Langkah Yang Dilakukan

1. Menangkap pelaku
2. Melakukan penyitaan BB
3. Melakukan pemeriksaan Saksi atau Korban, Tersangka
4.. Melengkapi Administrasi Penyidikan

(Hms.K/moh sokip)

News Feed