Pengedar Pil LL Warga Simo Pomahan Dibekuk Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal

banner 300250

banner 300250

Surabaya, harianmerdekapost.com – Ditengah-tengah merebaknya pandemi virus corona, tidak menyurutkan kinerja anggota Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal dalam mengungkap setiap kasus kejahatan yang terjadi di Surabaya.
Unit Reskrim yang terbiasa menangani kasus kriminal tersebut berhasil mengungkap kasus peredaran obat-obatan keras atau psikotropika jenis pil double L (LL).

Dari pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan tersangka beranama Adnan Hary Yulianto (28) tahun warga Simo Pomahan Baru No. 85-A Surabaya yang indekos di Bandarejo Gang II Surabaya.

Mulahnya tersangka ditangkap di Jalan Raya Banjar Sugihan Surabaya (samping SPBU) pada hari Senin (30/03/2020) sekitar pukul 23.30 WIB dengan barang bukti 30 butir pil LL.

Kapolsek Sukomanunggal Surabaya Kompol Budi Nurtjahyo, S.H., M.Kn., saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa tersangka telah melanggar Pasal 196 dan Pasal 197 Jo Pasal 98 (1) dan (2) UU RI No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan. ” Segala peredaran obat keras, apalagi tanpa resep dari dokter sudah tentu salah, karena pasti disalah gunakan untuk hal yang negatif, ” ujar mantan Kapolsek Wonocolo Surabaya.

Masih, Kapolsek Sukomanunggal penangkapan terhadap tersangka merupakan tindak lanjut anggota Opsnal Reskrim Polsek Sukomanunggal dari laporan masyarakat yang resah dengan peredaran pil LL tersebut diwilayahnya. “Setelah dilakukan penyelidikan, dan ternyata benar, tersangka saat kejadian, akan menjual pil LL tersebut kepada seseorang. Tidak ingin kehilangan buruannya, petugas langsung bergerak menangkap tersangka, ” tambahnya Budi

Kompol Budi menambahkan, dari 30 butir pil LL yang diamankan petugas saat penangkapan, di bagi menjadi 3 bungkus plastik klip yang masing-masing berisi 10 butir pil LL. “Pil-pil tersebut disembunyikan didalam bungkus rokok. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp.750.000 hasil penjualan pil LL, ”ungkapnya.

Dan dari hasil introgasi terhadap pelaku, tersangka mengaku mendapatkan pil LL dari seorang bernama Holis di warung daerah pasar sore manukan. ”Selain menjual, pelaku juga mengaku mengkonsumsi pil LL sejak tahun 2011. Kini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dimata hukum dengan menghuni sel tahanan Polsek Sukomanunggal, ” tegas perwita dengan melati satu di pundaknya itu. (Ri/Adn)

banner 300250