oleh

Pengaruh covid-19 Terhadap Pendapatan Negara

banner 300250

Harianmerdekapost.com – Pandemi covid-19 tidak hanya berpengaruh terhadap krisisnya Kesehatan masyarakat tetapi secara nyata menyebabkan terganggunya perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi nasional mengalami laju negatif pada kuartal I 2020 tetapi masih dapat tumbuh 2,97% dan pada saat memasuki kuartal II terkontraksi hingga 5,32% yang merupakan puncak dari lemahnya perekonomian nasional dikarenakan himbauan PSBB oleh pemerintah yang mengharuskan ditutupnya sejumlah sektor guna mencegah penyebaran virus hingga pada saat memasuki kuartal III pada saat dimulainya pelonggaran terhadap PSBB kontraksi ekonomi nasional mulai berkurang hingga pada angka 3,49%.1



banner 300250

Pertumbuhan ekonomi negara Indonesia di tengah wabah coronavirus mengalami penurunan. Perihal tersebut dikarenakan kebijakan yang diterapkan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan lockdown, yang menjadi salah satu kebijakan yang diterapkan pemerintah.

Andraawangsa Budi Sadewa Mahasiswa Semester 2 Jurusan Ekonomi Pembangunan

Sehingga, hal itu membuat sejumlah kegiatan perekonomian tidak dapat berjalan dengan lancar. Indonesia mengalami kontraksi ekonomi yang cukup parah pada saat pandemic covid- 19, salah satu sektor yang terdampak parah adalah pariwisata dengan penurunan angka wisatawan mancanegara pada tahun 2020 sebesar 75%.

Pandemi Covid-19 juga menurunkan pendapatan masyarakat dengan peningkatan pengangguran. Tingkat kemiskinan juga meningkat pada September 2020 hingga pada tahun 2021 pada bulan januari nilai tukar Rupiah menguat sebesar 0,1 persen (MtM), nilai tukar Rupiah pada bulan Januari ditutup pada level Rp14.084 per USD.3

Penguatan tersebut didorong oleh aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik Indonesia seiring dengan penurunan ketidakpastian pasar keuangan global. Selain itu juga dipengaruhi persepsi positif investor terhadap prospek pemulihan ekonomi Indonesia. Ke depannya, nilai tukar Rupiah dipandang berpotensi melanjutkan penguatan.

Hal tersebut didukung oleh defisit transaksi berjalan yang rendah, inflasi yang terjaga, daya tarik aset keuangan domestik yang tinggi, dan premi risiko Indonesia yang menurun, serta likuiditas global yang besar. Posisi cadangan devisa pada bulan Januari 2021 meningkat menjadi USD138,0 miliar.

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh penerbitan global bonds pemerintah dan penerimaan pajak. Posisi cadangan devisa pada bulan Januari setara dengan pembiayaan 10,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Posisi cadangan devisa tersebut dinilai cukup untuk mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas ekonomi dan sistem keuangan serta neraca perdagangan mengalami surplus 2,0 M jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 2019 dan 2020.

Pemulihan ekonomi global terus berlanjut, ditandai membaiknya realisasi pertumbuhan ekonomi beberapa negara. Ekonomi Taiwan, Tiongkok, dan Vietnam mampu tumbuh positif baik pada triwulan IV tahun 2020 maupun secara keseluruhan tahun 2020. Ketiga negara ini mampu pulih lebih cepat dibandingkan negara lain, salah satunya didorong oleh faktor keberhasilan penanganan Covid- 19.

Dari sisi domestik, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 berada dalam teritori negatif meskipun jika dibandingkan negara lain relatif lebih kecil. Ekonomi Indonesia terkontraksi sebesar 2,2 persen (YoY) pada triwulan IV tahun 2020 dan 2,1 persen (YoY) secara keseluruhan tahun 2020. Sebagai penutup, kondisi perekonomian Indonesia hingga Januari 2021 belum menunjukkan sinyal perbaikan yang signifikan.

Oleh karena itu, harapan percepatan pemulihan kondisi domestik melalui program vaksinasi yang saat ini sudah bergulir harus diimbangi dengan tetap menegakkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak, Membatasi mobilitas, dan Menjauhi kerumunan) di masyarakat serta meningkatkan 3T (Testing, Tracing, Treatment). (Penulis Andraawangsa Budi Sadewa )

banner 300250

banner 300250

banner 300250

WhatsApp Image 2021-10-16 at 01.27.47(1)(1)(2)
WhatsApp Image 2021-10-16 at 01.27.47(2)(1)
IMG-20211013-WA0008
WhatsApp Image 2021-10-16 at 01.27.47(1)(1)(2) WhatsApp Image 2021-10-16 at 01.27.47(2)(1) IMG-20211013-WA0008


No Slide Found In Slider.

Komentar

1 komentar

  1. Adanya virus corona yang menyebar ini cukup menghambat pendapatan negara terutama pada ekonomi masyarakat khususnya masyarakat menengah kebawah. Memang diharuskan bagi kita terutama saat psbb untuk tidak hlberjualan ataupun melakukan aktivitas diluar rumah. Namun jika mereka tetap dirumah saja maka mereka akan kesulitan untuk makan, terlebih lagi pada mereka yg bekerja dan hanya itu satu-satunya cara mereka untuk menyambung hidup. Oleh karena itu menurut saya kita harus pintar-pintar sendiri dalam menjaga kesehatan kita tanpa harus merugikan dan menyulitkan diri kita sendiri

Komentar ditutup.

News Feed