oleh

Partai Indonesia Terang Terdaftar di Notaris, Siap Sebarkan Sayab Dengan Program Pro Rakyat

Harianmerdekapost.com Jakarta- Partai Indonesia Terang (Pinter). Pada hari Jumat, 23-April 2021, di Jakarta sah berbadan Hukum dengan telah terdaftar di notaris dengan ditandai pengesahan kepengurusan struktur dan AD/ART serta penandatanganan sejumlah dokumen administrasi legalitas yang disyaratkan oleh Undang-undang Pemilu di hadapan pejabat berwenang.

Badan Hukum Partai Indonesia Terang (Pinter) ditandatangani langsung oleh pendiri partai Dr.(Cn) Hj. Rizayati, SH, MM, Sekretaris Jenderal Dr (Cn). Teuku Eddy Faisal Rusydi, SHI., M.Sc., CM., CTT. (K) serta sejumlah pendiri lainnya dari berbagai unsur seperti Dr. HM. Gempar Soekarnoputra, SH., MH, Dr. Said Fadhil, SH., M. Hum Ex. Kepala BPKS Sabang dan mantan Wakil Rektor Universitas Batam, Mabruri Ex Pendiri Partai Garuda, dan Avrinda Widiyati Bendahara Umum Partai berlambang Matahari tersebut.

“Syukur Alhamdulillah, pada hari Jumat hari ini di bulan Suci Ramadhan 1442 H, 23-04/2021 yang penuh berkah ini, Partai Indonesia Terang resmi berbadan hukum dengan telah terdaftar di notaris. Ini menjadi pijakan awal kami dalam melebarkan sayap di seluruh pelosok nusantara, dari Sabang-Maroke sekaligus melaksanakan implementasikan terhadap program-program strategis untuk rakyat seluruh Indonesia. Mohon doanya,” kata Presiden Partai Indonesia Terang Hj. Rizayati kepada awak media di Jakarta, Jumat (23 -April 2021), usai penandatanganan akta pendirian partai politik

Menurut Hj. Rizayati sejauh ini PINTER sudah melewati sejumlah tahapan dan mekanisme, mulai pra Deklarasi, pasca Deklarasi, hingga Rapat Koordinasi pengurus, Konsolidasi serta pembentukan jajaran kepengurusan partai hingga ke tingkat Propinsi dan Kabupaten/Kota dan Kecamatan sampai ke Desa.

“Alhamdulillah berkat kerja keras dan kerjasama Tim selama ini bersama deklarator partai Pinter, telah banyak tahapan yang sudah kita lewati, termasuk penyempurnaan AD/ART, Garis Besar Haluan Partai, dan peraturan
partai, selanjutnya akan melewati beberapa tahapan lainnya kedepan penyempurnaan pengurus di semua level, Verifikasi adminisnitrasi oleh Kemenkumham dan verifikasi Faktual,” sebutnya perempuan bergelar Cut Nyak Cahaya Jeumpa asal Bireuen Aceh ini

Sementara itu Sekretaris Jenderal Partai Indonesia Terang (PINTER) Dr (Cn). Teuku Eddy Faisal Rusydi, SHI., M.Sc., CM., CTT. (K). mengatakan kalahiran PINTER berawal dari dideklarasi oleh sejumlah pendiri dari berbagai pelosok tanah air pada 1 September 2020 di Hotel Kempinsky, Jakarta.

“Usai deklarasi para deklarator banyak berkonsultasi ke Subdit Partai Politik Kemenkum dan HAM untuk kepentingan verifikasi Badan Hukum, sembari itu pula terus dilakukan kegiatan koordinasi dan konsolidasi disetiap daerah dalam rangka pembentukan DPW, DPC, DPAC dan sebagainya,” sebutnya Teuku Eddy Faisal Rusydi

Menurut politisi kelahiran Aceh tersebut, semnejak dilakukan deklarasikan hingga saat ini. PINTER masih terus melengkapi syarat yang dibutuhkan oleh Kemenkum dan HAM untuk kepentingan verifikasi Badan Hukum dan verifikasi faktual oleh KPU RI.
“Insya Allah target kita adalah ikut Pemilu 2024 sebagai peserta pemilu dalam sistem Demokrasi di NKRI ini,” tegasnya

Lanjutnya Eddy sejumlah DPW, DPC, dan DPAC masih terus diupayakan untuk terbentuk karena itu bagian dari syarat formil yang harus kita penuhi dari Kemenkum & HAM RI .

“Disamping itu, kami juga masih melengkapi berbagai ragam macam keperluan Administratif lainnya mulai dari DPP hingga kepengurus DPAC tingkat bawah di akar rumput masyarakat,” pungkasnya Konsultan Politik Peace Institute tersebut

Sedangkan untuk program strategis Partai Indonesia Terang kedepan, Insya Allah kita akan fokus di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil dan menengah serta mendorong melakukan program pengentasan kemiskinan serta program penerangan lampu hingga ke pelosok pendalaman Indonesia.

“Kita kedepan akan menjalankan program yang menyentuh rakyat lemah, seperti pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja dan realisasi lampu PJU-TS untuk wilayah-wilayah terpencil yang belum tersentuh listrik negara di seluruh Indonesia, pembinaan kelompok tani, pondok pesantren dan sejumlah program bantuan sosial lainnya,” tutupnya penulis sejumlah buku di Indonesia ini. (Red)

WhatsApp Image 2021-04-14 at 21.24.10
iklan 11 april 2021
WhatsApp Image 2021-04-05 at 17.13.30 (1)

News Feed