Nyare Malem di Sumenep, Berikut Tempat yang Pas Untuk Berburu Takjil

Berita, Daerah757 Views

Harianmerdekapost.com – Sumenep, Madura, Jawa Timur – Masyarakat Sumenep memiliki cara tersebdiri dalam menunggu buka puasa saat bulan ramadhan, biasanya masyarakat yang berada dipaling ujung pulau maduara itu mengenalnya dengan istilah “nyare malem”.

Nyare malem merupakan istilah yang diadopsi deri bahasa madura yang secara harfiah memiliki arti mencari malam, atau kegiatan warga Madura yang digunakan untuk menunggu malam atau waktu magrib.

Melansir dari artikel yang ditulis Anggota DPR RI, MH. Said Abdullah di Radarmadura.id, nyare malem bagi masyarakat sumenep merupakan istilah yang sebadan dengan ngabuburit.

Menurutnya, Sore hari saat Ramadan, bagi umumnya warga desa di Madura yang rata-rata sebagai petani dan nelayan, merupakan waktu luang.

“Untuk mengisi waktu luang menjelang berbuka, warga Madura umumnya ramai-ramai nyare malem,” kata said dalam tulisannya.

Untuk warga sumenep pada umumnya, kegitan nyare malem biasanya diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari nongkrong bersama teman hingga berburu takjil untuk buka puasa.

Untuk pencinta kuliner, ada beberapa pilihan tempat yang sangat cocok untuk dikunjungi dalam berburu makanan sebagai menu berbuka puasa.

Salah satu lokasi yang paling tepat untuk dikunjungi saat berburu takjil di Sumenep ialah bazar takjil yang bertempat di area taman bunga Kecamatan Kota Sumenep.

Bazar takjil yang dibuka pemerintah kabupaten sumenep sejak awal puasa itu, menyediakan berbagai macam makanan dan minuman yang cocok dijadikan menu berbuka puasa.

Selain dimanjakan dengan beragam menu berbuka puasa yang menggiurkan, para pemburu kuliner yang berkunjung ketempat itu juga akan dimanjakan dengan keindahan taman bunga.

Disana, para pemburu takjil juga bisa menikmati keindahan masjid jamik yang berdiri kokoh di sebelah barat area taman bunga sumenep.

Tempat yang kedua yang tak kalah menarik untuk di kunjungi saat berburu takjil ramadan di sumenep ialah Taman Tajamara.

Taman tajamara merupakan salah satu pilihan tempat yang harus dikunjungi kekita berburu takjil di sumenep.

Tempatnya yang ciamik dengan pemandangan yang sangat indah akan menambah keseruan nyare malem di sumenep.

Sama seperti bazar takjik yang bertempat di area taman bunga, bazar takjil di taman tajamara junga menyediakan berbagai makanan dan minuman yang akan memanjakan lidah penikmatnya.

Untuk diketuhi, selama bulan ramadhan pemerintah kabupaten sumenep memyediakan stan bagi pelaku UMKM yang dikemas dengan bentuk festival takjil Ramadhan.

Bazar takjil ramadan tersebut merupakan program pemerintah daerah dibawah pimpinan bupati Sumenep Achmad Fauzi wongsojudo yang bertujuan untuk membangkitkan pertumbuhan dan menjaga perekonomian masyarakat Sumenep, terutama para pelaku UMKM.

Menurut kepala Diskop Perindag Sumenep Moh Ramli, selama bulan ramadhan pemkab sumenep membuka bazar takjil diarea Taman Bunga dan Taman Tajamara.

Menurutnya, ada sebanyak 130 pelaku UMKM yang berjualan di bazar takjil ramadhan, 80 diantaranya berjualan di area taman bunga dan 50 UMKM berjualan di taman tajamara.

“Ditempat yang lain justru lebih banyak sebab antusiasnya tahun ini luar biasa,” pungkasnya.