oleh

Nasib Tragis Nenek lumpuh 65 Tahun Dimasa Pandemi

Sampang, madura jawa timur harianmerdekapost.com- Dusun ragung laok, Desa karang anyar, Kecamatan ketapang, Kabupaten sapmpang hidup bersama neneknya yang mempunyai penyakit lupuh salama 4)tahun dalam dirinya.(12/11/2020)

Nenek dengan anaknya ibuk surina

Mirisnya, dengan situasi yang sangat urgent ini, ia yang juga menjadi warga terdampak Covid-19 sampai saat ini diduga belum mendapatkan perhatian dari pemerintah desa setempat. Bahkan tidak pernah mendapatkan bantuan sedikitpun dari pemerintah pusat, daerah maupun pemerintah desa.

Pemerintah telah mengucurkan berbagai macam program bantuan sosial yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin yang terdampak virus Corona 19.

Saat ditemui di kediamannya, nenek tua lumpuh yang tinggal bersama anak nya, beliau mengaku, bahwa selama hidupnya sering di bantu oleh tengga maupun warga untuk makan, buk surina sehariharinya hanya membantu tetangga mencarikan ruput ntuk makan ternak dan di situlah buk surina mendapatkan upah untuk penyambung hidup menunggu belas kasihan atau uluran pundi pundi sosial para tetangga. Lebih parahnya nenek tua renta ini tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik dari pemerintah Desa, Provinsi, Kabupaten/Kota maupun dari pemerintah pusat.

Kata buk surina kepada awak media harian merdeka post, Kamis, (12-11-2020).

Kebutuhan hidup sehari-hari dapat dari mana) buk surina (kadang dikasih tetangga di sekitar rumahnya, ucapnya.terus yg membenahi rumahnya siapa ) ini semua di bantu tetangga karna hampir roboh tutur buk surina kepada awak media.

Al hasil, pemerintah Desa karang anyar terkesan tidak mau tau tentang kondisi nenek dan buk surina yang sangat memprihatinkan itu. Terbukti, sampai saat ini belum ada dari pihak pemerintah Desa setempat yang mendatangi nenek Munaba untuk menginformasikan jika nenek tua renta itu akan dijadikan sebagai salah satu penerima manfaat bantuan sosial, seperti BLT DD atau Bansos Pemkab sampang

Warga yang berprofesi sebagai petani pun juga menambah kan menilai jika bantuan sosial di Desa karang anyar banyak yang masih tidak tepat sasaran.

“Kemarin yang menerima BST di Desa karang anyar ada yang sudah mempunyai mobil dan mempunyai usaha toko klontong yang cukup besar. Sedangkan masyarakat seperti saya yang rumahnya bocor malah tidak dapat bantuan apapun dari pemerintah,” ujarnya.

Ia berharap kepada pemerintah Desa setempat agar masyarakat miskin yang ada di Desa tersebut agar lebih diperhatikan lagi. “Kami berharap masyarakat seperti saya dan nenek buk surina bisa menjadi salah satu penerima manfaat bantuan sosial di Desa karang anyar ” harapnya.

Kabiro sampang (Nrman)

WhatsApp Image 2020-11-27 at 21.23.40
WhatsApp Image 2020-11-24 at 22.31.54
WhatsApp Image 2020-11-19 at 15.25.59
WhatsApp Image 2020-11-08 at 17.20.03

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed