oleh

Muncul Asosiasi Peternak Kelinci Sleman Magelang Laporan: Aris Munandar & Sudono Syueb

Magelang,harianmerdekapost.com-Minggu (4/10-20) bertempat di rumah Makan Soto, Ngrajek Magelang telah berkumpul para peternak kelinci Magelang dan Sleman. Mereka bertemu dalam rangka tatap muka dengan eksportir kelinci juga sekaligus sebagai pendamping peternak kelinci se Indonesia. Agus Darmawan yang rumahnya di Malang, dihadirkan khusus untuk mengupas persoalan kelinci, dari persoalan kandang, pakan, penyakit, sampai persoalan penampungannya dan pemasarannya.

Lebih jauh Agus menyampaikan bahwa harga jual di seputaran Jogja dan Magelang sangat bagus dibanding dengan harga yang ada di malang.
“Di Malang harga 15 ribu, di sini bisa 30 ribu. Kalau saya warga sini, dengan harga yang seperti itu dengan pembuatan pakan/pelet sendiri, punya kelinci 30 indukan, sudah tidak kemana mana lagi,” kata Agus dalam sambutannya.

Lebih jauh Agus menyampaikan bahwa,”kalau mau bikin perkumpulan atau pun asosiasi terlebih dahulu yang dipikir adalah penampungan, atau daging kelinci itu mau dibuang kemana. Setelah clear baru berpikir untuk beternak kelinci, baik sebagai pembesaran maupun peternakannya,” tandasnya.

Dan banyak hal yang mesti diperhatikan dalam peternakan kelinci ini, apalagi lokasi sekitar sini dekat dengan kota wisata internasional yaitu bororbudur, akan menjadi menarik juga kalau dijadikan sebagai media pendidikan dan pemeran kelinci bagi penggemar maupun peminat akan ternak kelinci.
Hadir dalam acara itu puluhan peternak kelinci, dan juga bapak Haiban (Pengusaha rumah makan) yang juga sebagai tuan rumah.

Bapak Haiban menyampaikan bahwa untuk menanggapi Bapak Agus, langsung merespon kalau tempatnya siap dijadikan tempat untuk pengelolaan peternakan maupun pembibitan kelinci.
“Kami sekalian pesen ke mas Agus 100 ekor kelinci beserta kandangnya,” katanya. Dan juga Haiban akan menyiapkan untuk pembuatan pelet kelinci beserta pabrikannya yang nantinya akan disalurkan ke peternak peternak lain SE Sleman dan Magelang dengan harga di bawah Rp 4.000/kg. Karena selama ini peternak terkendala persoalan pakan yang mahal, yang mengakibatkan cost utk makanan kelinci sangat Tinggi.
Acara ini sangat santai dan menghasilkan kesepakatan untuk maju bersama dengan didirikannya asosiasi peternak kelinci Sleman dengan koordinator bapak Haiban.

Untitled-1
Untitled-1
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59 (1)
WhatsApp Image 2020-10-13 at 14.18.12
WhatsApp Image 2020-09-30 at 06.08.24
WhatsApp Image 2020-09-28 at 08.08.0

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed