oleh

Mengancam dan MengIntimidasi Wartawan, Kades Lombang Daya Dipolisikan

Harianmerdekapost.com – Bangkalan Jawa Timur, Kebebasan pers menjadi terbelenggu  dikarenakan ulah seorang oknum kepala desa yang melakukan pengancaman terhadap kebebasan jurnalis untuk meminta keterangan yang berkaitan dengan liputan

Dugaan intimidasi serta ancaman terjadi terhadap seorang wartawan yang dilakukan oleh oknum Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Lombang Daya Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan berujung ke ranah hukum.

Kepala Desa tersebut dilaporkan oleh Wartawan FAAM News dengan dengan menyerahkan surat laporan dari kuasa hukumnya Moh Taufik, S.H. M.H. ke pihak Polres Bangkalan, karena dinilai telah melakukan tindakan yang terkesan arogan dan melecehkan jurnalis

Wartawan FaamNews berinisial MH yang menjadi korban intimidasi dan ancaman mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Kades tersebut sudah melewati batas toleransi.

“Saya sebagai wartawan FAAM News di Bangkalan secara resmi melaporkan kasus intimidasi dan ancaman yang dilakukan oleh seorang Kades terhadap saya,” kata HR usai menyerahkan laporan ke Polres Bangkalan (25/08/2021).

Kemudian HR juga menceritakan kronologi kejadian tersebut “saat itu saya hanya mau konfirmasi terkait kabar yang saya terima bahwa salah satu warga Desa tersebut sedang mengadakan hajatan, untuk itu saya mengkonfirmasi kejelasan kabar tersebut melalui chat whatsApp pada Kades tersebut, namun yang saya dapatkan bukan klarifikasi melainkan intimidasi kata kata kotor hingga ancaman terhadap saya” ujarnya

Moh Taufik, S.H. MH selaku Pimred dari media faamnews.com sekaligus kuasa hukum MH, terkait permasalahan yang menimpa wartawan ini, mengatakan, “Saya selaku kuasa hukumnya meminta Mapolres Bangkalan khususnya Satreskrim agar segera menetapkan sebagai tersangka terhadap pelaku intimidasi kepada wartawan itu adalah hak klien saya, dan saya selaku Pimred juga” papar Bung Taufik.

(HMP RED RAHEM)

banner 300250



banner 300250
No Slide Found In Slider.

News Feed