oleh

MENARIK HIKMAH DARI TRAGEDI MENTENG RAYA 58 Oleh: Agus Salim Ketum PB PII 1989-1992 Editor: Sudono Syueb

Jakarta,harianmerdekapost.com-Tragedi memilukan itu terjadi diera rezim yang didominasi oleh Nasionalisme Sekuler yang haus kekuasaan, condong ke Cina. Pendekatan premanisme dan represif nampak menghiasi kehidupan demokrasi dan politik. Institusi institusi vital kenegaraan sebagai pengambil kebijakan, serta saluran keadilan dan hukum telah mereka cengkeram. Apapun perkara yang timbul didorong masuk dalam saluran itu. Begitu nuansa mekanisme kenegaraan yang berlaku, tidak terkecuali terhadap masalah UU Omnibus law, RUU HIP, dll. Nampaknya itu Mereka telah atur dengan rapi untuk melanggengkan kekuasaan. Sementara kondisi kelembagaan politik umat masih memperihatinkan.

Maka tragedi Menteng mestinya menghentakkan kesadaran kita akan perlunya segera menarik hikmah bagi gerakan PII & KB PII serta GPII & KB GPII:

1. Konsolidasi gerakan, baik PII maupun GPII. Selain kaderisasi juga perluasan dan syiar gerakan di kalangan pelajar dan pemuda dengan memanfaatkan berbagai media, terutama Medsos.

2. KB PII perlu rumusan garis perjuangan yg jelas di tengah keprihatinan atas kondisi keumatan dan kebangsaan, sehingga secara organisatoris gerakan ini dapat memposisikan dan memerankan diri secara tepat. Dasar pemikirannya hanya satu, untuk kepentingan Islam dan umat Islam, bukan mempertimbangkan orang perorang.

3. Perlunya revitalisasi gerakan, dengan mempertajam gerakan Amar ma’ruf nahy munkar, antara lain dengan mengaktifkan gerakan Social controle atas berbagai bentuk penyimpangan dan kezaliman.

4. Upaya penyelamatan umat dari terkaman kepentingan politik sekuler, dengan cara melakukan program edukasi politik.
Demikianlah, semoga bermanfaat.

Untitled-1
Untitled-1
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59 (1)
WhatsApp Image 2020-10-13 at 14.18.12
WhatsApp Image 2020-09-30 at 06.08.24
WhatsApp Image 2020-09-28 at 08.08.0

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed