oleh

Kunjungan Kemenkes Staf Ahli Menteri Kesehatan, dr. Subuh Ke Jatim

Surabaya,harianmerdekapost.com -Kunjungan Kemenkes , Staf Ahli Menteri Kesehatan, dr. Subuh didampingi Kepala BBTKL-PP dr. Rasyidin dan Perwakilan KKP, Staf dari Kemenkes dari.subdit Yankes dan Promkes,Surabaya Rabu, (30/9/2020)

Rombongan Kemenkes Pertama kali masuk ke tenda A (Adminsitrasi dan Layanan) RS Lapangan KOGABWILHAN II, beliau menuju ke bagian administrasi, menanyakan tentang data – data pasien dan dijelaskan oleh bagain Admin bahwa hingga hari ini Pasien masuk 2.378 orang, yang masih dirawat 168 orang dan yang sudah sembuh 2.195 orang dengan angka kematian 0. Beliau mengapresisasi tentang keberhasilan RS Lapangan dalam memberikan layanan dengan kesembuhan yang tinggi. Selanjutnya beliau juga mengingatkan kepada semua nakes dan relawan untuk Jaga kesehatan, salah satunya dengan makan yang banyak dan bergizi.

Selanjutnya rombongan Kemenkes menuju ke bagian tim dokter. Saat berinteraksi dengan para dokter, beliau menekankan tentang Implementasi KMK dan tentang pasien 10 hari KRS, karena kalau lebih dari itu biaya / cost makan, inap dan lain – lain perlu dipertimbangkan. Beliau menanyakan bagaimana tentang pasien yang lama di sini. Dijawab oleh dokter, “memang ada ada beberapa kasus/pasien lebih dari 10 hari dan menunggu hasil Swab negatif utamanya karena adanya persyaratan hasil Swab negatif dari perusahaan”. Jawab dr Rasyidin.

Beliau menyarankan untuk berpijak pada KMK terbaru mengenai penanganan pasien dengan kondisi tersebut di beberapa tempat sudah menerapkan sepuluh hari pasien dirawat sudah dipulangkan.

Dalam dialog tersebut, Beliau mengucapkan ” terimakasih yang sebesar – besarnya kepada semua yang sudah bertugas dan berdedikasi di rumah sakit ini, Terkait dengan KIE Sesaat ada tambahan masukan dari staff beliau, apakah perlu poster di dalam bagi pasien tentang materi Edukasi sehingga pasien mendapatkan informasi yang cukup dan jelas tentang berbagai hal terkait dengan covid-19,” ungkapan dari dr Subur Staff Ahli Kemenkes.

Selanjutnya berinteraksi dengan relawan pendamping, dijelaskan tentang adanya peran relawan dalam Program Pendampingan Keluarga pasien Covid-19 RS Lapangan KOGABWILHAN II. Pasien mendapatkan pendampingan mulai saat masuk hingga keluar rumah sakit. Jadi selain ditangani secara medis, psien juga mendaptkan dampingan dalam hal kesehatan lingkungan, Ekonomi, Psikologi hingga Sosisal Kemasyarakatan. Mereka yang menemukan kendala atau permasalahan baik itu di rumah maupun di lingkungan hingga di permasalahan pekerjaan, didampingi untuk bisa menemukan jalan keluar/solusinya.

Semua sistem direspon baik. Beliau mengapresiasi semua kerja tim RSLI.
Saran beliau,” Semua proses tolong didokumentasikan sehingga bisa diasampaikan dan menjadi contoh bagi tempat – tempat yang lainnya.” Sarannya

Setelah selesai dan keluar tenda, disambut dr Ninis dan melanjutkan memberikan informasi – informasi terkait layanan dan peran RSLI selama ini. Setidaknya ada 5 pointer yang ditanyakan beliau ke dr Ninis (dan selanjutnya dijawab), yaitu :
Bagaimana proses penanganan di RSLI?
– Mengutamakan peningkatan Humoral antibodi dengan nutrisi yang cukup, suasana yg menyenangkan dan fasilitas olahraga dan cafe utk ruang santai
Apakah hanya usia muda saja yang dirawat di RSLI?
– Mayoritas dewasa muda, namun merawat juga px usia 60-70 th, tp prosentasinya tidak besar
Apakah hanya usia muda saja yang dirawat di RSLI?
– Mayoritas dewasa muda, namun merawat juga px usia 60-70 th, tp prosentasinya tidak besar
Berapa kali diberikan makan oleh RSLI?
– Tiga kali dengan tambahan ekstra fooding
Adakah kematian px yg dirawat di RSLI?
– Tidak ada.” Jawaban dr Ninis.

Sebelum rombongan pulang, semua mendokumentasikan didepan baliho Wisuda, kami berikan tambahan info tentang wisuda, Ikatan Alumni dan aktiftas lanjutan. Keberadaan alumni sangat penting sebagai potensi ujung tombak sosialisasi dan edukasi tentang covid-19 ke masyarakat, potensi besar mereka dalam donor plasma darah konvalesen serta berbagai aktifitas positif dalam rangka mengatasi pandemi covid-19 ini secara gotong royong.

Sekitar Pkl. 16.00 beliau beserta rombongan melanjutkan perjalanan dan mengakhiri kunjungan dengan penekanan bahwa Beliau memberikan apresiasi untuk kinerja Rumah Sakit Lapangan KOGABWILHAN II, khususnya dalam hal :1. Tatalaksana penanganan Pasien Covid di RS Lapangan dan 2. Program Pendampingan bagi pasien dan Penyintas yang akan diadopsi untuk rule model bagi tempat layanan covid-19 lainnya.

Jurnalis (syt)

Untitled-1
Untitled-1
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59
WhatsApp Image 2020-10-12 at 21.14.59 (1)
WhatsApp Image 2020-10-13 at 14.18.12
WhatsApp Image 2020-09-30 at 06.08.24
WhatsApp Image 2020-09-28 at 08.08.0

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed