Kolaborasi Babinsa Grati Bersama Stakeholder Pendampingan Pengecekan Sumber Air Untuk Peningkatan Ketahanan Pangan

Harianmerdekapost.com, Lumajang, Jatim – Babinsa Grati dari Koramil 0821/19 Sumbersuko, Serda Ardiyoso, melaksanakan kegiatan pendampingan dengan sejumlah pihak terkait, dalam pengecekan sumber air di wilayah Desa Grati. Kegiatan ini dilakukan di Dusun Curah Jero Desa Grati Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (28/3/2024).

Serda Ardiyoso menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi bersama untuk mendukung program peningkatan ketahanan pangan di wilayah Desa Grati.

“Dengan kegiatan pendampingan ini, sebagai wujud kolaborasi bersama untuk turut andil dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan di wilayah desa Grati untuk kesejahteraan pertanian lebih maju,” ujar Serda Ardiyoso.

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Petugas BBWS Brantas Surabaya, Dinas PU Kabupaten Lumajang, Dinas Ketahanan Pangan Lumajang, PPL Desa Grati, dan Gapoktan Desa Grati. Kolaborasi lintas sektor yang menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan ketersediaan sumber air yang memadai untuk keperluan pertanian dan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pengecekan sumber air menjadi langkah penting dalam memastikan kualitas dan ketersediaan air yang memadai untuk pertanian. Dengan pendampingan dari Babinsa dan dukungan penuh dari berbagai pihak terkait, diharapkan dapat tercipta solusi yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan air di sektor pertanian di wilayah.

Komitmen dan kerja sama yang terjalin antara Babinsa, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait lainnya merupakan modal utama dalam mencapai tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan sektor pertanian di wilayah Desa Grati.

“Dari kegiatan ini memberikan harapan baru bagi kemajuan pertanian di wilayah Desa Grati dan sekitarnya. Keterlibatan aktif Babinsa sebagai garda terdepan di lapangan bersama dengan instansi terkait menjadi contoh nyata dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun kemandirian dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya. (fjr)