oleh

KETRAMPILAN MENEMBAK BAGI PRAJURIT KODIM 0817/GRESIK ADALAH SUATU WUJUD NYATA SEBAGAI PRAJURIT YANG PROFESIONAL

Gresik,harianmerdekapost.com – Kesejahteraan utama yang dimiliki prajurit TNI adalah latihan yang merupakan wujud pertanggungjawaban komitmen terhadap Sumpah Prajurit dan tuntutan tugas, kemampuan dan ketrampilan sebagai seorang prajurit harus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai garda terdepan dalam mempertahankan NKRI. Rabu(18/11/2020).

Guna mengasah keterampilan dan meningkatkan kemampuan menembak prajurit, Kodim 0817/Gresik laksanakan Latbak Jatri TW IV tahun 2020. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Tembak Desa Lasem Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Latihan menembak dilaksanakan selama 2 (Dua) hari, hari pertama diikuti sejumlah 172 personil dan hari kedua diikuti sisa personil lainnya dengan materi Latihan menembak tepat dengan jarak 100 meter yaitu tembakan penilaian menggunakan senjata SS1 dan Pistol FN.

Dalam hal ini seluruh Prajurit yang melaksanakan latihan diwajibkan mematuhi Protokol Kesehatan baik sebelum dan setelah melakukan Latihan dengan menggunakan Masker, mencuci tangan serta penerapan jaga jarak ketika melaksanakan kegiatan. Terlebih Koordinator latihan kali ini adalah Staf Operasi Kodim 0817/Gresik yang telah menyiapkan tempat cuci tangan dan memeriksa Suhu Tubuh prajurit yang hadir dengan Thermogun.

Dandim 0817/Gresik (Letkol Inf Taufik Ismail, S. Sos. M.I. Pol) menyampaikan, “Bahwa latihan menembak ini adalah program satuan dalam Triwulan IV TA. 2020 dengan tujuan untuk mengasah keterampilan dan meningkatkan kemampuan menembak senjata ringan laras panjang dan senjata laras pendek, Keterampilan dan kemampuan menembak bagi setiap prajurit harus tetap terpelihara, dan hasil dari penilaian akan dijadikan untuk evaluasi maupun laporan ke komando Atas,” tutur Dandim

Lanjut Dandim, “Dengan latihan menembak, anggota Kodim dapat melatih kedisiplinan, ketenangan, kesabaran dan akurasi yang tepat selama latihan menembak Selama pelaksanaan menembak, seluruh prajurit wajib mengikuti petunjuk dan arahan koordinator materi. Untuk koordinator latihan agar menerapkan prosedur sesuai protap yang berlaku, hal yang paling utama dalam latihan adalah faktor keamanan, sebaik apapun hasil sebuah latihan tidak akan berarti jika terjadi cidera ataupun hal-hal yang tidak diinginkan.” terang Dandim. (moh Sokip/wwn)

WhatsApp Image 2020-11-27 at 21.23.40
WhatsApp Image 2020-11-24 at 22.31.54
WhatsApp Image 2020-11-19 at 15.25.59
WhatsApp Image 2020-11-08 at 17.20.03

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed