Kemanunggalan TNI-Rakyat Di Lokasi TMMD Reguler Pekalongan

banner 300250

banner 300250

Pekalongan, harianmerdekapost.com – Tak terbantahkan, berjalan sepuluh hari pelaksanaan Pra TMMD Reguler 107 Kodim 0710 Pekalongan, di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, kemanunggalan TNI dengan warga setempat semakin nyata.

Dari pantauan di lapangan, saat bekerja di sejumlah sasaran fisik, para anggota TNI tampak begitu membaur dengan warga, sehingga terlihat tidak ada sekat diantara mereka.

Dikatakan salah satu warga Ngatono (54), bahwa TNI lah sendiri yang memberikan contoh kedekatan dan gotong-royong.

“Meskipun mereka aparat negara namun mau membuat adonan dan melayani tukang batu yang hanya rakyat biasa,” ucapnya, Sabtu (14/3/2020).

Menurutnya juga, dengan contoh-contoh seperti itu dan dibarengi sikap ramah dari TNI, membuat masyarakat semakin akrab dan menganggap mereka keluarga.

“Ikatan sebuah keluarga terkadang datang saat senasib sepenanggungan. Di waktu istirahat pekerjaan pun, TNI gunakan untuk ngobrol bareng membicarakan banyak hal untuk mendekati kami dan menghilangkan jarak,” imbuhnya.

Senada disampaikan Abror (54), warga Dukuh Pepedan, Pantirejo, baru berkumpul sepekan lebih, mereka sudah merasa seperti keluarga dengan TNI.

Abror yakin, dengan motivasi seperti itu, seluruh target pekerjaan fisik TMMD yaitu pengaspalan jalan 2,5 kilometer lebar 3 meter, pembuatan talud 800 meter tinggi 1 meter, rehab 10 unit RTLH, rehab 1 unit TPQ, dan pembuatan 3 unit Pos Kamling, dapat selesai tepat waktu (30 hari) sebelum penutupan 14 April 2020 mendatang.

“Masyarakat disini sadar bahwa hasil pembangunan adalah untuk masyarakat sendiri, dan kewajiban masyarakat adalah andil dalam pembangunan desa,” ungkap Abror.

“Untuk progres hasil pekerjaan setiap harinya juga di up to date,” pungkas Eko. (iman)