Kebenaran Fakta Dibalik Penemuan Bayi Mungil di Desa Bago Pasirian Lumajang

Harianmerdekapost.com, Lumajang Jatim – Sempat viral penemuan bayi berjenis kelamin laki – laki di Di jalan Lintas Selatan ( JLS ) masuk Dusun Krajan I Desa Bago Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Lumajang, Senin kemarin.

Sontak menyebar ke sejumlah laman sosial media, bahkan cenderung mengundang tanya, apa sebenarnya motif dibalik peristiwa tersebut. Siapa yang tega membuang, dan apa yang melatar belakangi perbuatan tersebut.

Pasca mendapat laporan, petugas kepolisian sektor setempat melakukan penyelidikan, hingga akhirnya peristiwa yang sebenarnya terungkap. Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H dikonfirmasi melalui Kasubsipenmas Aiptu Eko Budi Laksono S.H menerangkan, hasil penyelidikan tidak ditemukan iktikad dari orang tua bayi akan membuang bayi tersebut.

Melainkan merekayasa peristiwa, agar aibnya ( hamil dimasa tunangan ) diketahui banyak orang. “Hasil penyelidikan sehingga ditemukan siapa orang tua bayi tersebut. Saat ditemukan bayi dalam kondisi bersih, memakai popok bayi, memakai celana pendek motif kotak – kotak, dan diselimuti layaknya bayi ditinggal akan tetapi masih diberi perlindungan oleh yang bersangkutan ( orang tua -red ),” papar Kasubsipenmas.

Ada dua pasang sejoli inisial ‘M’ ( pria ) warga Desa Bago dan ‘N’ ( perempuan ) warga Desa Selok Anyar Kecamatan Pasirian. Mereka bertunangan, akan tetapi dalam masa hubungan keduanya yang belum berstatus suami istri, ‘N’ mengandung hingga akhirnya melahirkan.

”Keduanya mengarang cerita sedemikian itu, seolah – olah mereka menemukan bayi. Dan nanti motivasinya setelah keduanya mulus dalam berskenario, akan memberikan bayi tersebut pada seorang perempuan inisial ‘S’ warga setempat, dengan maksud agar dirawat dan bisa mengawasi tumbuh kembangnya,” imbuh Kasubsipenmas meneruskan hasil interogasi penyidik.

“Akan tetapi skenarionya terbongkar, peristiwanya tidak seperti yang diharapkan, sehingga yang awalnya meraka ( M dan N ) berkeinginan keluarga dan masyarakat tidak tahu jika hamil sebelum nikah, malah sebaliknya. Tapi pada dasarnya yang bersangkutan sama sekali tidak bermaksud hendak membuang bayi tersebut,” tukasnya.

Selebihnya, Aiptu Eko Budi Laksono menjelaskan lebih jauh, kesimpulan alur peristiwa tersebut diperkuat oleh hasil penyelidikan pasca dilakukannya olah tempat kejadian perkara. Berikut mencermati kondisi bayi saat ditemukan, dan proses kelahiran yang cenderung keduanya ( M dan N ), memperhatikan aspek keselamatan baik ibu dan bayi.

Terkini, disampaikan jika bayi pasca dirawat di RS Bhayangkara Lumajang, kini dikembalikan berikut hasil pemeriksaan medis diperoleh hasil jika dalam kondisi sehat.

“Untuk bayi pasca diserah terimakan dari tim medis rumah sakit kepada kami ( kepolisian ), selanjutnya kami serahkan ke orang tua, melibatkan atau didampingi dari Dinas Sosial Kabupaten Lumajang. Kami akan terus memantau dan memastikan, bahwa si bayi benar – benar aman,” pungkasnya. (AN/red)