Kades Se – Palengaan Minta DPRD Pamekasan Dapil II Turun Bersama ke Masyarakat

banner 300250

PAMEKASAN, Harianmerdekapost.com – Kepala Desa se Palengaan merespon pernyataan Ketua komisi I DPRD Pamekasan, H. Imam Hosairi.

banner 300250

banner 300250

Pernyataan tersebut dinilai seakan mendiskreditkan kerja jajaran Muspika dan Kepala Desa se-Palengaan.

Dalam pernyataan Imam Hosairi, ada sebagian Kepala Desa yang tidak membentuk Satgas Dan Posko pencegahan Virus Corona atau Covid-19.

Camat Palengaan, Achmad Sukrisno mengatakan, Muspika Palengaan itu sudah kompak. Kapolsek, Danramil, Puskesmas dan seluruh Kades bekerja sama dan sama kerja.

Menurutnya, sebelum ada SE Bupati Pamekasan, sudah memerintahkan Kades binaannya untuk melakukan pendataan, pengecekan kesehatan, dan melakukan penyemprotan Disinfektan.

“Kami sudah perintahkan ke semua Kades di Palengaan untuk selalu waspada dan melakukan yang terbaik terhadap masyarakatnya. Bahkan, Satgas Kecamatan bersama Satgas desa, bermalam di terminal menunggu datangnya perantauan yang kemungkinan langsung pulang kerumah masing-masing,”Jelas H. Kris. Rabu, (01/04/2020).

Achmad Sukrisno menambahkan, jika ditemukan ada desa yang masih belum membentuk satgas dan membuat posko, maka pihaknya akan mengarahkan segera mungkin membentuknya.

“Jika ada. Saya arahkan untuk segera membuat posko dan Posko itu ditempatkan di Balai Desa,”Tambah, Alumnus Organisasi GMNI ini.

Demi kebersamaan dan rasa peduli kepada masyarakat sekitar, mantan Lurah Bugih ini, mengajak kepada DPRD Pamekasan Dapil II untuk bersama-sama turba, melihat kondisi masyarakat yang sebenarnya, dan seperti apa penanganan Covid-19 di tiap-tiap Kepala Desa.

“Ayo kita turba bersama Muspika. Melihat dan memantau dalam penanggulangan Corona Virus ini,”Ucapnya.

Senada, Ketua Ikasa (Ikatan Kepala Desa) Palengaan, Muzammil meminta kepada wakil rakyat untuk tidak memperkeruh keadaan. Bahkan, Kami semua Kepala Desa sedang melakukan pendataan dan pengecekan kesehatan warga yang datang dari perantauan di Balai Desa masing – masing.

“Bahkan, ketika ada warga yang tidak datang ke Balai Desa, di datangi kerumahnya oleh tim kesehatan dan satgas desa. Sekali lagi, tolong jangan memperkeruh keadaan,” Tangkis Kades Akkor.

Sementara itu, seiring viralnya pernyataan tersebut, Ketua komisi I DPRD Pamekasan, H. Imam Hosairi, saat di mintai konfirmasi, meminta maaf kepada seluruh Kepala Desa di wilayah Dapil II karena itu semata-mata tidak bermaksud menyakiti atau mendiskreditkan dan menyepelekan perjuangan teman-teman Kepala Desa dalam membendung menyebarnya virus corona.

“Saya pribadi mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh teman-teman Kepala Desa se Dapil II. Semua itu, tidak punya maksud dan tujuan mendiskreditkan atau menyakiti teman-teman semua,”Ucap Imam Hosairi.

Atas permintaan Kepala Desa, dirinya akan turun lapangan bersama Muspika. Meninjau langsung, bahu-membahu menangani Covid-19.

“Saya jadwal, untuk turun lapangan di tiap – tiap desa demi menangani dan memutus mata rantai pandemi virus corona ini,”pungkas Cih Imam sapaan akrabnya. (Moh Bahri/Rai)

WhatsApp-Image-2022-04-27-at-14.44.45-1-1x
WhatsApp Image 2022-04-30 at 21.14
WhatsApp-Image-2022-04-27-at-14.44.45-1-1x WhatsApp Image 2022-04-30 at 21.14


News Feed