Jangan Panik, Tetap Waspada..!! Satu Orang PDP di Lumajang Terkomfirmasi Positif Covid 19

banner 300250

Lumajang, harianmerdekapost.com – Jum’at malam (27/3/2020) Bupati Lumajang mengumumkan bahwa, seorang pasien yang sebelumnya berstatus PDP dan dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Dr Haryoto Lumajang telah terkonfirmasi positif Covid 19.

banner 300250

Pasien tersebut berinisial ‘AS’ laki – laki berusia 55 tahun, ‘AS’ adalah salah satu jamaah umroh, dari 80 jamaah lain, yang sebelumnya berangkat melaksanakan ibadah ke tanah suci Mekkah dan tiba di tanah air pada, Jum’at (20/3/2020) lalu.

Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq penyampaikan, hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh balai besar penelitian, dan pengembangan kesehatan dan juga telah dikonfirmasikan di Jakarta di Kementerian Kesehatan, diwaktu sebelumnya.

“Kabupaten Lumajang telah positif Corona, 1 orang yang sebelumnya status PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” terang Bupati, Jum’at malam (27/3/2020).

Lebih lanjut Bupati menerangkan, ‘AS’ saat ini tengah berada di ruang isolasi RSUD Kabupaten Lumajang.

“Sebelumnya, umroh dan telah kembali pada 10 Maret, lalu masuk RSUD pada 20 Maret kemarin, dan saat ini ada di ruang isolasi. Kondisi, pasien yang positif Corona adalah stabil dan sehat, namun tetap dalam pemantauan yang intensif,” imbuh Bupati.

Saat ini, Bupati Lumajang melalui pihak terkait, berupaya untuk mencari kontak terdekat dengan orang tersuspect, untuk juga akan dites sesuai hasil pembagian rapeed tes yang telah diterima pihaknya dari Pemerintah Provinsi.

Diwaktu yang sama, Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar mengutarakan, prihatin pada warga Lumajang yang positif Corona.

“Pemerintah sudah mengeluarkan kebajikan, melalui Perpres kemudian disambut dengan Maklumat Kapolri. Bahwa segala kegiatan yang sifatnya berkumpul apalagi dalam skala besar, sudah tidak lagi diizinkan,” tukas Kapolres.

Kapolres juga menyayangkan, sikap sejumlah masyarakat yang kurang awas / abai.

”Kami akan melakukan tindakan tegas, bersama Kodim, Batalyon, untuk membatasi gerak masyarakat,” imbuh Kapolres.

Juranalis: Fjr

Editor: Sabairi