Jangan Anggap Remeh “Corona”, Ratusan Nyawa Sudah Melayang

banner 300250

banner 300250

Tegal-harianmerdekapost.com-Penularan yang begitu cepat dari virus “Corona” atau yang dikenal sebagai Covid-19 Membuat Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menetapkan coronavirus disease (Covid-19) sebagai “Pandemi” pada Rabu (11/3/2020). Penetapan itu didasarkan pada persebaran virus secara geografi yang telah mencapai 114 negara termasuk Indonesia.

Sebelum menjadi pandemi, virus corona disebut sebagai wabah ketika menjangkiti penduduk Wuhan, Tiongkok pada awal Januari 2020. Virus ini menyebabkan pneumonia sehingga jumlah kasus penyakit tersebut langsung meningkat dengan signifikan.

Lebih dari seratus orang setiap hari meninggal di Iran, hampir selalu lebih dari 1000 kasus baru setiap harinya. Memang 7000 lebih yang berhasil disembuhkan tapi akibatnya, perawat dan dokter dari para ahli medis bertumbangan, tidak sedikit dari mereka meninggal dunia dan kritis, karena kelelahan dan ikut terinfeksi virus Corona

Bukan Iran tidak bisa mengatasi virus Corona, meskipun tekhnologi kesehatan Iran terhitung tercanggih di Timur Tengah, waktu ini Iran memiliki keterbatasan, terutama peralatan medis dan ketersediaan obat2an akibat dari sanksi dan embargo yang berikan oleh AS. Akibatnya Iran tidak bisa beli obat dan alat-alat medis dari luar negeri. Meskipun dalam keadaan terpukul berat oleh wabah Corona, AS tetap tidak menghentikan sanksinya.

Yang diharapkan Iran saat ini, adalah kepatuhan warganya, ketika kebijakan lockdown tidak bisa diambil, maka yang diperlukan adalah kesadaran tinggi warga untuk menjaga diri jangan sampai terinfeksi. Dan ketika terinfeksi, jangan menularkannya ke orang lain. Memang tinggal dirumah saja selama berhari2 itu setengah mati, tapi itu masih lebih baik dari mati atau menjadi penyebab kematian orang lain.

Belajar dari sini, jangan main-main dengan Corona, mungkin memang kita tidak menampakkan gejala apa2, tapi besar kemungkinan kita bisa menjadi medium yang menularkan ke orang lain, dan yang menyakitkan kalau ternyata kita sendirilah yang menularkan ke orang rumah, karena keasyikan kita tetap keluyuran keluar rumah padahal tidak penting-penting sangat.

Di Negara kita (Indonesia), dokter dan perawat sudah ada yang meninggal dunia dalam mengatasi virus Corona ini., jangan egois hanya karena merasa yakin, tubuh kuat melawan keganasan Corona.

Seperti di ketahui, untuk situasi terkini penyebaran virus corona (COVID-19) tertanggal 27 Maret 2020, Global Negara/Kawasan sebanyak 199 Negara, Kasus Terkonfirmasi sebanyak 465.915 pasien, kematian sebanyak 21.031 jiwa.
Di Indonesia dinyatakan positif terpapar virus corona sebanyak seribu empat puluh enam (1.046) jiwa. Berhasil disembuhkan sebanyak empat puluh enam (46), meninggal sebanyak delapan puluh tujuh (87) jiwa. (https://www.covid19.go.id/situasi-virus-corona/)

Untuk itu, diperlukan kesadaran semua pihak untuk memerangi penyebaran virus corona. Jangan anggap remeh dan menjadikan lelucon perihal pandemi dunia ini. (Iman®)