JAJARAN POLRES KUBU RAYA LAKSANAKAN TAHLILAN DAN DOA BERSAMA, DALAM RANGKA TRAGEDI KANJURUHAN MALANG

banner 300250

banner 300250

Harianmerdekapost.com, Pontianak, Kalbar – Jajaran Polres Kubu Raya menggelar tahlilan dan doa bersama atas tragedi sepak bola Kanjuruhan di Malang Jawa Timur, salah satunya Polsek Batu Ampar menggelar tahlilan dan doa bersama tokoh Agama dan toko pemuda desa batu ampar, kecamatan batu ampar, kabupaten kubu raya, Selasa (4/10/22).

Kapolsek Batu Ampar Ipda Freddy Surya Purnama , S.H, M.H, mengatakan, doa bersama digelar untuk mendoakan korban tragedi yang terjadi usai laga derby Jawa timur antara kesebelasan Arema FC vs Persebaya, yang mengakibatkan ratusan supporter Aremania dan dua anggota Kepolisian yang melakukan pengamanan meninggal dunia pada hari Sabtu (1/10/22) lalu.

“ Kami berharap semoga dengan tahlilan dan doa bersama yang kami gelar bersama Toko Agama dan Tokoh pemuda Desa Batu ampar ini mendoakan semoga suporter yang meninggal diberikan tempat yang terbaik oleh Allah.SWT dan diterima segala amal baiknya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketebahan dan untuk suporter yang mengalami sakit dirumah maupun yang masih dirumah sakit di berikan kesembuhan oleh Allah.Swt, harap Freddy

Atas kejadian insiden sepak bola di Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Kapolsek Batu Ampar Beserta Tokoh Agama dan Pemuda Desa Batu Ampar mengucapkan belasungkawa sedalam dalamnya.

Selanjutnya Freddy mengatakan, Olahraga sepak bola sebenarnya adalah ajang silahturahmi, didalam permainan ada kalah ada menang begitu juga dalam kehidupan nyata ada hidup ada mati, ada siang ada malam, namun dalam kejadian di kanjuruhan malang Jawa Timur sangat memprihatinkan.

Hal senada dikatakan Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aipda Ade menghimbau Agar peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan Malang tidak terjadi di Kabupaten Kubu Raya, jadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bagi kita insan pencinta olahraga.

“ Saya menghimbau untuk seluruh warga Kabupaten Kubu Raya, agar peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan Malang tidak terjadi di daerah kita, jadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bagi kita insan pencinta olahraga, Mari kita jadikan olahraga sebagai ajang penyalur hobi dan penyambung silahturahmi, sehingga kita bisa menjaga rasa persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi, tegas Ade

(ARH)

banner 300250