Warga dan Linmas Ronda Malam Untuk Jaga Keamanan Lingkungan

banner 300250

Surabaya, harianmerdekapost.com – Selain mendukung program Pemerintah Kota Surabaya, dimana keamanan dimulai baik dari dalam di lingkungan tempat tinggal penduduk itu sendiri maupun keamanan secara keseluruhan di luas wilayah Sawahan Surabaya.

Tentunya, itu semua harus dimulai dari kekompakan masyarakatnya untuk menciptakan kenyamanan. Gotong royong, nama inilah yang selalu tertanam dan terus terjaga dalam budaya setiap daerah.

Beranjak dari nama itulah warga Bukid lll Kelurahan Banyu Urip Kecamatan Sawahan, kembali menyatukan kekompakan dalam menjaga keamaan lingkungan mereka melalui ronda malam.

Dengan menyusun jadwal terperinci melibatkan seluruh kepala keluarga setempat agar pada setiap dua hari sekali, jaga ronda malam ini terus kembali berjalan sesuai jadwal yang telah menjadi kemufakatan bersama.

“Ronda malam ini di RT 07 / RW 05 Kelurahan Banyu Urip, kita lakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan warga, jadi kita buat jadwal rutin penjagaan ronda malam,” ujar koordinator Linmas Sugeng Herminanto, didampingi Alek, dan ketua RT 07 Haji Sunarji, yang telah melakukan ronda malam. Kamis (26/3/2020).

Diceritakan Sugeng Herminanto, warga Bukid lll Kelurahan Banyu Urip sudah kembali aktif melakukan giat ronda malam ini sebenarnya sudah sejak beberapa bulan lalu. Semenjak ada himbauan dari Lurah setempat melalui RT dan RW nya masing agar ronda malam terus berjalan untuk menjaga keamanan lingkungan.

“Kami sudah sejak bulan Januari 2019 kembali ada ronda malam, cuma belum terlalu gencar seperti sekarang, saat pukul 11.00 Wib yang sudah terjadwal giliran jaga ronda telah bersiap,” terangnya.

Sementara itu ketua RW 05 mengatakan, para warganya memang kompak ketika mulai di ajak kembali mengaktifkan jaga ronda malam tersebut.

“Kita kembali menggalakkan ronda malam ini memang di bulan Januari tahun lalu. Namun aktifnya secara keseluruhan ini,” kata Handi Tri Prawono.

Kemudian, lanjut Handi Jika seandainya ada warga kita yang berhalangan untuk ikut hadir saat giliran. Biasanya akan menyediakan makanan ringan atau gula kopi dan camilan untuk para petugas ronda.

“Nah, jadi tidak ada yang merasa keberatan bukan. Itulah pentingnya gotong royong supaya kita bisa selalu kompak terutama kompak dalam menjaga keamanan ini,” pungkasnya.

Jurnalis: Bairi
Editor: Sabairi