oleh

Innalillahi WainnailaihiRojiun KH Moh Nadib Bapak Ekonomi MWC NU Dukun Gresik Wafat

Harianmerdekapost.com – Gresik,Jatim – Kabar duka dari keluarga yang menginformasikan bahwa bapak KH. Moh Nadib Wakil Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Dukun. Telah wafat kamis 3 Juni 2021 pukul 1.30 wib. Yai Nadib biasa disapa merupakan sosok atau figur yang sangat penting di kalangan NU. Beliau juga dijuluki bapaknya ekonomi NU.

Mantan Kepala desa Lowayu Kecamatan Dukun dan Camat Ujungpangkah ini juga seorang aktivis NU hampir semua jabatan di NU pernah ia pegang. Dan hampir separuh hidupnya dipersembahkan untuk NU.

Ada pernyataan dari beliau ketika diskusi bersama KH Robikin Emhas ketua PBNU pada malam 100 hari wafatnya ibunda Yai Robikin.

Barangkali ini menjadi pesan terakhir dari Yai Nadib. Beliau mengatakan, “Hal yang harus dilakukan di kepengurusan NU khususnya MWC NU Dukun adalah tetap sinergis dengan selalu distribusi kader untuk regenerasi. “Saya, Yai Thoyyib, Yai Sholeh di MWC NU ini sudah tua dan harus ada kaderisasi untuk estafet kepemimpinan.” Ujar Yai Nadib.

Ia juga menambahkan, untuk membiayai kegiatan di NU maka terobosan yang dilakukan adalah menciptakan ekonomi dengan usaha terobosan yang menjadi pangsa pasar saat ini.” Karena di NU kita tidak hanya, ngomong ibadah, doktrin Aswaja dan dakwah, melainkan ngaji ekonomi juga penting.” Tutup beliau saat diskusi kecil bersama Yai Robikin.

Beliau juga seorang ahli ekonomi NU Yang mumpuni dalam hal terobosan dan ide gagasannya selalu cemerlang baik di konsep dan realisasi maupun pelaporan yang berkaitan dengan keuangan.

Dalam prosesi pemakaman ribuan jamaah turut hadir mengiringi mulai sholat jenazah yang diadakan di Masjid Nurul Huda Desa Lowayu sampai proses pemakaman almarhum.

KH. Chusnan Ali Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik mewakili keluarga almarhum mengatakan, “Yai Nadib adalah sosok pejuang yang dedikasinya dicurahkan kepada NU terutama hal yang berkaitan dengan koperasi usaha ekonomi. Almarhum adalah figur penggerak ekonomi baik di level Kabupaten, cabang maupun ranting atau Desa.” Tuturnya.

Hal sama juga disampaikan dari pihak keluarga almarhum Moh. Syarifuddin bahwa, “Pak Nadib adalah sosok Yang dituakan di Desa Lowayu menjadi mediasi dalam hal apa saja yang berkaitan dengan dinamika organisasi NU menjadi inspirator bagi masyarakat.” ucapnya.

Sebelumnya almarhum mengajak rapat dengan Banom, lembaga dan pengurus NU Lowayu. Dalam rapat itu disampaikan atas ide untuk mensinergikan antara lembaga, banom dan pelaku ekonomi agar selalu kompak mandiri termasuk akan mendirikan kantor ranting NU dan komitmen memberikan yang terbaik kepada warga. “Dan jangan terjadi berjalan sendiri sendiri. Itu Salah satu pesan Almarhum kepada pengurus NU rantimg Lowayu.” Tegas Syarif sapaan akrabnya.

Menurut Rahmat kader Ansor Lowayu bahwa Yai Nadib adalah sosok yang abid, loman, rendah hati selalu menginspirasi juga memberikan edukasi dalam kegiatan rapat atau yang lain.”

“Warga NU kabupaten Gresik khususnya MWC NU Dukun merasa kehilangan dari sosok beliau. Semoga amal ibadahnya di terima Alloh Swt. Dan segala khilaf kesalahannya di ampuni Alloh serta Husnul Khatimah surga menantinya Amin.” kenang Rahmat. (Hoo/wwn)

IMG-20210616-WA0011 (1)

News Feed