Gubernur Jatim Support PMI Senilai Rp. 1 Milliar

banner 300250

 

Surabaya,harianmerdekapost.com – “Karena beberapa rumah sakit tidak berkenan ambulannya dipakai untuk mengantar pasien positif maupun yang meninggal dunia. Jadi penyediaan mobil ambulan untuk pasien Corona Virus Disease sangat mendesak dan sangat diperlukan,” saat Khofifah berkunjung ke kantor PMI Jatim Surabaya. Sabtu (04/04/20)

banner 300250

Bantuan senilai Rp. 1 Milliar, akan diberikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai Operasional Palang Merah Indonesia (PMI) Jatim. Seperti pengadaan maupun perlengkapan dalam mencegah penyebaran Covid -19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, bahwa semoga dana ini membantu PMI menyiapkan beberapa perlengkapan untuk mencegah penyebaran Corona khususnya dalam penyiapan mobil ambulan untuk pasien positif dan yang meninggal dunia.

Gubernur mengatakan, waktu pasien dinyatakan positif Covid -19. Ada salah satu rumah sakit Surabaya tidak ada yang mengantar karena pihak rumah sakit tidak memperbolehkan ambulannya dipakai, akhirnya RSUD Dr Soetomo yang mengambil.

Khofifah berharap, “Agar kejadian seperti kasus di Surabaya tidak terulang, saat ini di Gedung Grahadi disiapkan satu mobil ambulan untuk melayani pasien positif Covid -19 baik yang butuh rujukan atau meninggal di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Di Grahadi kami siapkan satu ambulan, tapi Soetomo juga siap kalau memang ada pasien bersamaan yang harus diantar.”

“Kami akan memodifikasi beberapa mobil ambulans, karena sesuai standar mobil untuk pasien biasa dengan pasien penyakit menular seperti Covid -19 berbeda. Selain itu, petugas pengantar juga harus dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) agar tidak tertular. Pengemudi dan penumpang atau pasien harus ada pembatas tidak jadi satu untuk menghindari kontak langsung,” katanya.

Ketua PMI Jatim, Imam Utomo mengucapkan terimakasih kepada Pemprov yang memberikan dana untuk membantu operasional PMI. Kami siap mendukung Gugus Tugas Penanggulangan Bencana non Alam dan Percepatan Penanggulangan Corona Virus Disease Jatim.(AD1)